Putus Mata Rantai Penularan TBC! Dinas Kesehatan Banjar Genjot Skrining X-Ray CKG ke Seluruh Desa dan Kelurahan


Putus Mata Rantai Penularan TBC! Dinas Kesehatan Banjar Genjot Skrining X-Ray CKG ke Seluruh Desa dan Kelurahan

DBD CENTER RW09
BANJAR | KEJORANEWS.COM: Setelah diresmikan oleh Wali Kota Banjar pada 29 Juli 2026 di Pendopo Langensari, Program Tracing TBC Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan metode X-Ray terus digencarkan Dinas Kesehatan Kota Banjar hingga ke tingkat Desa dan Kelurahan.

 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Banjar, Hj. Wiwik Nursanti, dr., MM.Kes., menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai upaya nyata memutus mata rantai penularan Tuberkulosis (TBC) di wilayah Kota Banjar.

 

Program ini merupakan inisiatif Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan RI, dilaksanakan secara nasional di 514 kabupaten/kota pada 38 provinsi. Di Kota Banjar, pelaksanaan menyasar seluruh desa dan kelurahan dengan alokasi masing-masing 15 lokus, serta target 100 peserta per lokus. Skema ini dirancang untuk memperluas jangkauan skrining sekaligus mempercepat penemuan kasus TBC sejak dini.

 

"Hari ini kami sedang melakukan cek kesehatan di DBD Center RW 09 Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman," ujar dr. Wiwik, pada media, Jumat (14/8/2026).

 

Kegiatan ini berfokus pada peningkatan penemuan kasus TBC melalui pelacakan kontak serumah dan kontak erat. Selain itu, program diharapkan dapat memperluas manfaat layanan CKG bagi masyarakat, terutama kelompok berisiko, serta turut menurunkan stigma dan diskriminasi yang masih melekat terhadap penyakit TBC.

 

Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan metode X-Ray

Sementara itu, Wali Kota Banjar menyambut baik pelaksanaan program tersebut dan menegaskan peran penting pelacakan kontak. "Pelacakan kontak atau tracing menjadi kunci utama percepatan penemuan kasus TBC dan pencegahan penularan. Untuk itu, saya mengajak seluruh Kepala OPD, Forkopimcam, organisasi profesi, dan lintas sektor untuk bergerak bersama menuju Kota Banjar bebas TBC pada tahun 2030," ajak Wali Kota


ASEP

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama