![]() |
| Keluarga almarhum Apip Kusmayadi (Peci Coklat) |
Keduanya meninggal dunia pada Sabtu 4 Juli 2026, saat melaksanakan tugas pembongkaran tiang tower. Penyerahan santunan dilakukan pada Senin (10/8/2026).
Sekretaris BPKPD Kota Banjar, Ngasip, menjelaskan bahwa bantuan itu katanya murni bersumber dari kesadaran dan kepedulian seluruh pegawai BPKPD.
"Karena saat musibah terjadi korban belum tercover BPJS Ketenagakerjaan, kami sepakat bersama seluruh rekan-rekan untuk mengumpulkan bantuan secara swadaya. Santunan sebesar Rp42 juta ini kami serahkan langsung kepada keluarga almarhum Apip sebagai wujud keprihatinan dan kepedulian kami. Kami tegaskan kembali, bantuan ini murni hasil dari urunan rekan-rekan kita semua," ungkap Ngasip.
Lebih lanjut, Ngasip juga menyampaikan kabar baik terkait jaminan sosial bagi almarhum Ndut.
"Kami juga sudah mengonfirmasi ke pihak BPJS Ketenagakerjaan, insyaallah bantuan jaminan sosial bagi almarhum Ndut akan segera turun dalam beberapa hari ke depan," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Gibas Resor Kota Banjar, Gintara Ginting, menambahkan bahwa seluruh bantuan yang dikumpulkan BPKPD Kota Banjar berjumlah Rp42 juta telah diserahkan sepenuhnya kepada keluarga almarhum Apip.
"Alhamdulilah hari ini sudah ada penyelesaian untuk keluarga almarhum di Purwaharja," ujar Ginting.
Mendapatkan perhatian dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Usep Rusyandi (54 tahun), ayah almarhum Apip, tak kuasa menahan haru dan menyampaikan terima kasih yang mendalam.
"Saya merasa sangat lega dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu keluarga kami. Semoga setiap bantuan yang diterima menjadi berkah dan bermanfaat bagi keluarga almarhum," ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Langkah mulia ini membuktikan bahwa rasa kemanusiaan tetap tegak berdiri di tengah musibah. Besar harapan, santunan tulus dari rekan-rekan BPKPD ini dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan dan menjadi pengingat bahwa kita senantiasa saling merangkul di saat-saat sulit.
ASEP

Posting Komentar