BUMDes Tumaritis Desa Balokang Luncurkan Program Ketahanan Pangan! Tanam Melon Premium dan Budidaya Belut


BUMDes Tumaritis Desa Balokang Luncurkan Program Ketahanan Pangan! Tanam Melon Premium dan Budidaya Belut

Wali Kota, Wakil Walikota, Sekda, Kadis Pertanian dan Camat Banjar
Tanam Melon Premium
BANJAR | KEJORANEWS.COM: Langkah nyata mewujudkan ketahanan pangan sekaligus mengangkat ekonomi desa! BUMDes Tumaritis, Desa Balokang, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, secara resmi meluncurkan Program Ketahanan Pangan. Kegiatan berlangsung khidmat di halaman Kantor BUMDes Tumaritis, pada Senin (10/8/2026).

 

Peluncuran ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, didampingi Wakil Wali Kota, Plt. Asisten Daerah II, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Bappelitbangda, serta Kepala Satpol-PP Kota Banjar.


 Satu-satunya BUMDes Pertanian di Kota Banjar

 

Usai kegiatan, Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah inovatif BUMDes Tumaritis.

 

"BUMDes Tumaritis ini merupakan satu-satunya BUMDes di Kota Banjar yang bergerak khusus di bidang pertanian. BUMDes ini mengembangkan berbagai komoditas unggulan, salah satunya penanaman melon super premium yang nantinya akan menjadi produk andalan BUMDes Tumaritis," ujar Sudarsono.

 

Sementara itu, Direktur BUMDes Tumaritis, Wahyu, menjelaskan bahwa program ini diawali dengan dua komoditas utama. Yaitu budidaya melon dan belut sebagai langkah strategis untuk meminimalkan risiko sekaligus memaksimalkan keuntungan.

 

"Melon memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. Lahan penanaman sengaja dekat kantor BUMDes agar bisa dipantau setiap hari. Satu polibek hanya ditumbuhkan satu buah melon agar kualitasnya super premium, tidak kecil-kecil," jelas Wahyu.

 

Untuk modal pengembangan kedua komoditas ini, BUMDes Tumaritis menggunakan Dana Desa sebesar Rp120 juta yang dicairkan secara bertahap. 


Targetnya sangat menjanjikan:

 

Budidaya Belut: dari bibit awal 1 kg berkembang menjadi minimal 10 kg, dan mencapai 5 kuintal saat lahan berisi 50 kg. Sementara untuk Tanam Melon: lahan seluas 8×12 meter, masa panen melon maupun belut berkisar 3–4 bulan.

 

Ke depannya, Wahyu berharap keberhasilan program ini dapat menular ke warga.

 

"Jika kami sudah sukses, masyarakat yang ingin menanam hal serupa bisa belajar langsung ke BUMDes. Kami siap berbagi ilmu dan pengalaman agar ekonomi Desa Balokang semakin maju bersama," tegasnya.

 

Dengan adanya program ini, BUMDes Tumaritis tak hanya berupaya meningkatkan pendapatan desa, tetapi juga menjadi pusat percontohan pertanian unggulan yang siap dibagikan ilmunya kepada seluruh warga demi mewujudkan kesejahteraan bersama.

ASEP 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama