Ketika LPKAN Jatim
SURABAYA | KEJORANEWS.COM: Pergantian pejabat utama di lingkungan Polda Jawa Timur diharapkan menjadi momentum memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Harapan tersebut disampaikan Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (DPD LPKAN) Jawa Timur usai pelaksanaan Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Kenal Pamit Pejabat Utama serta Kapolres/ta jajaran Polda Jawa Timur yang digelar di Mapolda Jatim, Selasa (28/7/2026).
Selain sertijab pejabat utama dan Kapolres, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Kediri, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes), serta Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Jawa Timur.
Ketua DPD LPKAN Indonesia Provinsi Jawa Timur, Mohammad Syarifudin Abdillah, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas proses regenerasi kepemimpinan di tubuh Polda Jatim. Menurutnya, rotasi jabatan merupakan bagian penting dalam menjaga kesinambungan organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Kami mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh pejabat yang mendapat amanah baru. Semoga estafet kepemimpinan ini semakin memperkuat pengabdian kepada masyarakat Jawa Timur sesuai semangat Polri PRESISI, yakni Prediktif, Responsibilitas, dan Berkeadilan," ujar Syarifudin, Rabu (29/7/2026).
Ia menilai arahan pimpinan Polda Jatim dalam prosesi sertijab yang mengajak seluruh pejabat baru melanjutkan program-program positif dari pendahulu merupakan langkah tepat untuk menjaga konsistensi pelayanan dan stabilitas organisasi.
Menurutnya, keberhasilan program yang telah berjalan baik perlu dipertahankan sekaligus disempurnakan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, DPD LPKAN Jawa Timur juga menyampaikan empat harapan kepada jajaran pimpinan baru Polda Jatim.
Pertama, implementasi nilai-nilai PRESISI diharapkan semakin nyata melalui pelayanan publik yang cepat, profesional, transparan, responsif, dan berkeadilan sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Kedua, program JOGO JATIM diharapkan terus dilanjutkan dan diperkuat sebagai upaya menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan rasa aman di seluruh wilayah Jawa Timur.
Ketiga, LPKAN mendorong penguatan sinergi antara Polri dengan pemerintah daerah, pelaku UMKM, petani, organisasi masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut dinilai penting dalam menjaga stabilitas sosial, ekonomi, dan iklim investasi di Jawa Timur.
Keempat, Polri diharapkan semakin hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dengan mengedepankan pendekatan yang humanis, khususnya dalam menangani persoalan yang dihadapi masyarakat kecil serta memberantas berbagai bentuk penyakit masyarakat.
"Pesan dalam sertijab tadi sangat baik, yaitu mengambil hal-hal positif dan melanjutkan program yang sudah baik. Kami optimistis dengan semangat baru dan komitmen PRESISI, Polda Jawa Timur akan semakin profesional dalam melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat," tambahnya.
Sebagai mitra strategis dalam mendorong pengawasan terhadap kinerja aparatur negara, DPD LPKAN Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Polda Jatim dalam mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, serta pelayanan publik yang berkualitas.
Dengan semangat kolaborasi tersebut, LPKAN berharap Jawa Timur tetap menjadi daerah yang aman, kondusif, dan mampu mendukung pembangunan serta pertumbuhan ekonomi demi kesejahteraan masyarakat. Ans

Posting Komentar