Launching Program BUMI MASAGI & WARUNG INFLASI BESTIE, Wali Kota Sudarsono: Perkuat Ekonomi Rakyat & Jaga Stabilitas Harga


Launching Program BUMI MASAGI & WARUNG INFLASI BESTIE, Wali Kota Sudarsono: Perkuat Ekonomi Rakyat & Jaga Stabilitas Harga

Wali Kota dan Wakil Walikota Banjar saat meninjau Warung Inflasi Bestie
BANJAR | KEJORANEWS.COM: Pemerintah Kota Banjar secara resmi meluncurkan dua program strategis tahun 2026, yaitu BUMI MASAGI (Bantuan Usaha Mikro Maju Adil Sejahtera Agamis dan Inovatif) dan WARUNG INFLASI BESTIE (Belanja Ekonomis Sembako Terjangkau Stabilitas Harga Efektif Terkendali). Launching tersebut berlangsung di Galery UMKM Sukma Kenanga, Purwaharja, Kota Banjar, Rabu (29/7/2026).

 

Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, menyampaikan bahwa peluncuran ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berpihak pada masyarakat, bukan hanya sekadar angka investasi, melainkan kemampuan warga untuk berkembang dan meraih kesejahteraan berkelanjutan.

 

“Pertumbuhan ekonomi yang berkualitas bukan hanya soal angka, tapi bagaimana masyarakat bisa berusaha dan maju. Pelaku usaha mikro adalah tulang punggung perekonomian daerah, maka kami hadir dengan program yang menyentuh langsung kebutuhan mereka,” tegas Sudarsono.

 

Terkait program BUMI MASAGI, Wali Kota menegaskan bantuan ini bukan sekadar hibah modal, melainkan bentuk investasi pemerintah demi kemandirian ekonomi warga. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat permodalan, memperluas pasar, meningkatkan produktivitas, hingga pada akhirnya mengangkat pendapatan pelaku usaha mikro di Kota Banjar.

 

“Gunakan bantuan ini secara bijaksana dan bertanggung jawab, khusus untuk mengembangkan usaha, bukan untuk kebutuhan konsumtif. Jadikan ini pemicu lahirnya usaha yang makin maju, tangguh, inovatif, dan mampu membuka lapangan kerja baru,” pesannya kepada para penerima manfaat.

 

Sementara itu, program WARUNG INFLASI BESTIE hadir sebagai solusi nyata menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan melindungi daya beli masyarakat.

 

“Kami paham, warga kecil yang paling terdampak jika harga beras, minyak goreng, gula, telur dan kebutuhan lain naik. Melalui Warung Inflasi Bestie, kami hadir menyediakan sembako berkualitas dengan harga lebih terjangkau,” jelas Sudarsono.

 

Ia menegaskan, keberadaan warung ini bukanlah pesaing pedagang pasar maupun pelaku usaha ritel, melainkan mitra kolaborasi pemerintah untuk melakukan intervensi harga saat terjadi ketidakstabilan di pasaran.

 

Wali Kota memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dinas KUKMP, Tim Pengendalian Inflasi Daerah, Bank Indonesia, serta seluruh mitra pembangunan yang telah bekerja keras mewujudkan program ini. Ia berharap sinergi ini terus diperkuat agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan merata oleh seluruh masyarakat Kota Banjar," katanya.




ASEP

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama