FTAB UB Perluas Jejaring Global, Gandeng Tsinghua University Kembangkan Riset Bioenergi dan Teknologi Agroindustri


FTAB UB Perluas Jejaring Global, Gandeng Tsinghua University Kembangkan Riset Bioenergi dan Teknologi Agroindustri


FTAB UB Perluas Jejaring Global, Gandeng Tsinghua University Kembangkan Riset Bioenergi dan Teknologi Agroindustri

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB) Universitas Brawijaya (UB) kembali menunjukkan komitmennya memperkuat jejaring akademik internasional. Kali ini, FTAB UB menggandeng Tsinghua University, China, melalui serangkaian kegiatan akademik yang berpuncak pada penandatanganan Implementation Agreement (IA) sebagai landasan kerja sama strategis kedua institusi.

Kolaborasi tersebut diawali dengan kunjungan Assoc. Prof. Yang Zhang dari Department of Energy and Power Engineering, Tsinghua University, pada 18–19 Juni 2026. Selama dua hari, akademisi dari salah satu universitas terbaik di dunia itu berbagi pengalaman, pengetahuan, sekaligus menjajaki peluang riset bersama di bidang energi terbarukan dan teknologi agroindustri.

Dekan FTAB UB, Prof. Yusuf Hendrawan, menyebut kerja sama internasional menjadi bagian penting dari upaya fakultas dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, serta inovasi yang mampu menjawab tantangan global.

Salah satu agenda yang mendapat perhatian besar adalah Exclusive Workshop mengenai strategi menembus jurnal internasional bereputasi. Dalam forum tersebut, Assoc. Prof. Yang Zhang membagikan pengalaman mengenai penyusunan artikel ilmiah, membangun riset yang memiliki dampak global, hingga strategi meningkatkan peluang publikasi di jurnal bereputasi internasional.

Workshop tersebut diikuti dosen, peneliti, dan mahasiswa FTAB UB yang antusias menggali berbagai kiat untuk meningkatkan kualitas publikasi ilmiah sekaligus memperluas kolaborasi riset lintas negara.

Tak hanya itu, Assoc. Prof. Yang Zhang juga menyampaikan kuliah tamu bertajuk "Integrated Process Design and Combustion Optimization for Renewable Biofuels from Agroindustrial Resources" di hadapan sivitas akademika Departemen Teknologi Industri Pertanian.

Melalui kuliah tersebut, peserta diajak memahami perkembangan teknologi biofuel berbasis sumber daya agroindustri, mulai dari desain proses terintegrasi hingga optimasi pembakaran untuk menghasilkan energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Topik tersebut dinilai semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan dunia terhadap energi bersih serta pemanfaatan limbah agroindustri menjadi sumber energi terbarukan yang bernilai ekonomi.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Research Exchange Forum, yang mempertemukan para peneliti FTAB UB dan Tsinghua University untuk mempresentasikan hasil penelitian masing-masing sekaligus mendiskusikan peluang kolaborasi di masa mendatang.

Forum ini membuka ruang lahirnya berbagai kerja sama, mulai penelitian bersama, pertukaran akademisi dan mahasiswa, hingga pengembangan inovasi teknologi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi sektor pertanian dan industri.

Puncak kunjungan ditandai dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara FTAB Universitas Brawijaya dan Tsinghua University yang dilakukan oleh Dekan FTAB UB Prof. Yusuf Hendrawan bersama Assoc. Prof. Yang Zhang.

Kesepakatan tersebut menjadi pijakan awal untuk memperluas kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah internasional, pengembangan teknologi, hingga program pertukaran akademik.

Melalui kolaborasi ini, FTAB UB berharap mampu melahirkan berbagai inovasi di bidang bioenergi dan teknologi agroindustri yang tidak hanya berkontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga mendukung ketahanan energi dan pembangunan berkelanjutan.

Kerja sama dengan Tsinghua University sekaligus mempertegas langkah FTAB UB sebagai fakultas yang terus membuka diri terhadap kolaborasi internasional guna memperkuat daya saing di tingkat global.

Dengan semakin luasnya jejaring kemitraan luar negeri, FTAB UB optimistis mampu mencetak sumber daya manusia unggul, memperkuat budaya riset, serta menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi kemajuan Indonesia di bidang energi terbarukan dan teknologi pertanian. Ans

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama