68 UMKM Kota Banjar Resmi Naik Kelas, 4 Di antaranya Terima Sertifikat Halal


68 UMKM Kota Banjar Resmi Naik Kelas, 4 Di antaranya Terima Sertifikat Halal

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perdagangan (KUKMP)
Kota Banjar, Sri Sobariah ( tengah) 

BANJAR | KEJORANEWS.COM : Sebanyak 68 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang makanan dan minuman serta kerajinan tangan resmi dilaunching sebagai UMKM naik kelas tahun 2026. Dalam kesempatan yang sama, sebanyak 4 pelaku usaha juga menerima penyerahan sertifikat halal. Kegiatan berlangsung di Galeri UMKM, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, pada Kamis (25/6/2026).

 

Program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk mendorong perkembangan usaha lokal agar tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu tumbuh dan bersaing di tingkat yang lebih luas.

 

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perdagangan (KUKMP) Kota Banjar, Sri Sobariah, menyampaikan bahwa momen ini menjadi awal yang nyata dan berkelanjutan dalam meningkatkan mutu serta daya saing UMKM di wilayahnya.

 

“Harapannya program ini menjadi titik awal perubahan menuju usaha yang lebih maju. Kami ingin UMKM Kota Banjar terus berkembang dan memberi manfaat lebih besar bagi perekonomian daerah,” ujarnya.

 


Ada enam target utama yang diharapkan tercapai melalui status UMKM naik kelas ini, yaitu:

-Mengelola usaha secara lebih profesional dan berkompeten

-Memiliki dokumen legalitas lengkap agar lebih mudah mengakses program pemerintah dan permodalan

-Memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran, transaksi, dan pengembangan usaha

-Meningkatkan kualitas produk, kemasan, serta standar produksi

-Memperluas jaringan pemasaran hingga tingkat regional, nasional, maupun melalui platform daring

-Meningkatkan omzet usaha, produktivitas, serta kesejahteraan pelaku usaha dan keluarganya

 

Lebih lanjut, Sri menekankan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan dukungan bersama. “Kami berharap terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, dunia usaha, perbankan, akademisi, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan. Kerja sama ini menjadi kunci agar UMKM terus tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan,” pungkasnya.


ASEP

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama