![]() |
| Rakor Lintas Sektoral Polres Banjar |
Langkah itu diambil untuk antisipasi potensi kerawanan di wilayah hukum Polres Banjar sejak dini.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro dan dihadiri unsur Forkopimda Kota Banjar, perwakilan TNI, instansi perhubungan, BPBD, Kemenag, Disdag, Jasa Raharja, Pertamina, serta para Kapolsek dan Kasat jajaran. Fokus utama pembahasan adalah kesiapan teknis pengamanan jalur mudik, titik rawan kemacetan, pasar tumpah, serta antisipasi bencana alam di wilayah Kota Banjar.
Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro menegaskan bahwa Operasi Ketupat bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan operasi kemanusiaan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
“Kita harus pastikan masyarakat yang melintas maupun yang beraktivitas di Kota Banjar merasa aman dan nyaman. Lakukan survei jalur, cek kesiapan personel dan sarana prasarana, serta petakan titik rawan sejak sekarang,” ucapnya.
Dalam pengamanan tahun ini, Polres Banjar menyiapkan 8 pos yang terdiri dari Pos Pengamanan, Pos Pelayanan dan Pos Terpadu. Pos-pos tersebut akan ditempatkan di titik strategis jalur utama dan pusat keramaian guna mengantisipasi lonjakan kendaraan maupun aktivitas masyarakat menjelang dan sesudah Lebaran.
Selain pengaturan lalu lintas, jajaran juga diminta mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas seperti C3 (Curat, Curas dan Curanmor), balap liar, serta kerawanan di pusat perbelanjaan dan pasar tradisional. Koordinasi dengan dinas terkait juga dilakukan untuk memastikan tidak ada pasar tumpah yang mengganggu arus lalu lintas serta memastikan penerangan jalan umum (PJU) berfungsi optimal.
Kapolres juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi. Mengingat periode mudik masih berada di musim hujan, personel diminta siaga di titik rawan banjir dan longsor serta menjalin komunikasi intensif dengan BPBD dan instansi terkait.
Tak kalah penting, pengawasan stabilitas harga bahan pokok dan distribusi BBM turut menjadi perhatian. Polres Banjar akan bersinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadan hingga Idul Fitri.
Dengan kesiapan personel, dukungan lintas sektor, serta pemetaan kerawanan yang matang, Polres Banjar optimistis pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H di wilayah Kota Banjar dapat berjalan aman, tertib dan kondusif.
Operasi Ketupat Lodaya 2026 di wilayah hukum Polres Banjar bukan hanya soal pengamanan jalur, tetapi juga wujud kehadiran negara dalam memberikan rasa aman, nyaman dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
(ASEP)

Posting Komentar