![]() |
| Pimpinan DPRD, Gubernur Jawa Barat, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar |
Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Singa Perbangsa DPRD Kota Banjar dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi, bersama Wali Kota Banjar H. Sudarsono, Wakil Wali Kota H. Supriana, serta seluruh anggota DPRD dan jajaran pemerintah kota.
Dalam sambutannya, Ketua Sementara DPRD Kota Banjar, Sutopo, S.IP menyampaikan bahwa paripurna kali ini tidak hanya untuk merayakan hari jadi kota, tetapi juga sebagai momentum untuk mengevaluasi capaian pembangunan selama satu tahun terakhir dan menyusun arah kebijakan untuk kemajuan Kota Banjar ke depannya.
"Kita berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan Kota Banjar yang lebih baik," ucapnya.
Lanjut Sutopo, bahwa Banjar Masagi Tumbuh Istimewa adalah perjalanan panjang. Ia membutuhkan konsistensi, komitmen, dan kerja keras yang berkelanjutan serta membutuhkan keteladanan dari para pemimpin, partisipasi aktif dari masyarakat, serta doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
" Mari kita jadikan tema ini bukan hanya sebagai kata-kata indah, tetapi sebagai semangat kerja nyata. Mari kita jadikan Banjar sebagai kota yang pertumbuhannya tidak hanya terlihat dalam pembangunan fisik, tetapi juga terasa dalam kesejahteraan masyarakatnya. Kita ingin generasi mendatang bangga menjadi warga Banjar, Bangga dengan budayanya, Bangga dengan kemajuannya dan Bangga dengan karakter dan identitasnya." Ajaknya.
“Dengan semangat Masagi dan tekad Tumbuh Istimewa, insya Allah Banjar akan semakin kokoh sebagai kota perbatasan yang terbuka, berkarakter, dan someah untuk semua. Mari kita satukan langkah, perkuat kebersamaan, dan terus bekerja dengan hati demi Banjar yang lebih baik lagi di masa depan," ujarnya
Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, SH.,MM, yang turut memberikan pidato menyampaikan apresiasi atas perkembangan yang telah dicapai Kota Banjar selama 23 tahun. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam membangun daerah, serta menekankan pentingnya menjaga nilai budaya lokal sebagai dasar pembangunan yang berkelanjutan.
"Kota Banjar memiliki potensi besar yang harus terus digali, dan saya yakin dengan kerja sama yang solid, Kota Banjar akan semakin maju," ucap Dedi Mulyadi.
Sementara itu, Wali Kota Banjar Ir. H. Sudarsono menjelaskan, bahwa Tema peringatan Hari Jadi Kota Banjar ke-23 ini adalah “KOTA BANJAR MASAGI TUMBUH ISTIMEWA”, yang mencerminkan komitmen Kota Banjar untuk membangun masyarakat yang mandiri, aman, sejahtera, agamis, dan inovatif.
“Kami bertekad menjadikan Kota Banjar sebagai kota yang mampu mengoptimalkan potensi yang ada, sekaligus berperan aktif dalam mendukung perkembangan Provinsi Jawa Barat,” jelasnya
Menurut H. Sudarsono, Kota Banjar merupakan kota mandiri di Selatan Provinsi Jawa Barat yang akan tumbuh dan berkembang dengan segenap potensi yang dimilikinya. Dengan terpilihnya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar Periode 2025-2030, Ir. H. Sudarsono dan Dr. H. Supriana, M.Pd. Kota Banjar berorientasi pada pelayanan prima untuk membangun masyarakat yang mandiri, aman, sejahtera,agamis, dan inovatif. Sehingga Kota Banjar sebagai Pintu Gerbang Selatan Provinsi Jawa Barat dapat menjadi kota yang berdaya untuk masyarakatnya dan berdaya mendorong tumbuh kembang Provinsi Jawa Barat sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Banjar Tahun 2025-2029 yang memuat isu strategis, tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, Pembangunan daerah dan keuangan daerah.
“Peringatan Hari Jadi Kota Banjar ke-23 tahun 2026 ini merupakan tahun kedua masa jabatan saya sebagai Wali Kota Banjar, dan Alhamdulillah upaya pembangunan Kota Banjar menuju masyarakat sejahtera sudah, dan sedang kita laksanakan bersama, sampai saat ini sudah cukup berhasil, dan keberhasilannya sudah dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.
Meskipun kendala masih ada, trend positif masih bisa kita raih yang ditunjukkan melalui beberapa peningkatan indikator makro dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029 yang menunjukkan secara umum capaian Indikator Makro sampai dengan tahun 2025 dengan uraian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus bergerak tumbuh, tercatat IPM pada tahun 2025 mencapai 75,54 point (berdasarkan LF SP 2020), bertambah 0,53 point dari tahun 2024 sebesar 75,01 point. Tingkat Pengangguran Terbuka Tahun 2025 sebesar 5,26% menurun sebesar 0,18% dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar 5,44%. Tingkat kemiskinan, persentase penduduk miskin tercatat pada tahun 2025 sebesar 5,73% menurun sebesar 0,12% apabila dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar 5,85%.” ungkap Wali Kota Banjar Ir. H. Sudarsono. (Adv)
ASEP




Posting Komentar