Warga dan Pengguna Jalan Keluhkan Proyek Galian Tanah dan Batu Miring di Jalan Mutiara Parit Benut


Warga dan Pengguna Jalan Keluhkan Proyek Galian Tanah dan Batu Miring di Jalan Mutiara Parit Benut

Jalan Becek saat Hujan-
TJB KARIMUN I KEJORANEWS.COM : Pengerjaan proyek galian tanah parit dan pemasangan batu miring di jalan X Mutiara, kelurahan Parit Benut, Kecamatan Meral, Kab. Karimun dikeluhkan warga setempat dan pengguna jalan. Pasalnya pengerjaan proyek tersebut membuat jalan kotor penuh dengan tanah sisa galian, yang membuat jalan berdebu saat panas dan licin saat hujan turun.


Penggun jalan warga Karimun, Geri mengaku sangat kecewa dengan proyek pemerintah yang dikerjakan oleh pihak krontraktor tersebut. Menurut Geri proyek itu anggarannya cukup besar, namun pemerintah maupun pihak kontraktor diduga  tidak memperdulikan masyarakat setempat dan para pengguna jalan.


“ Saya di jalan ini sempat hampir tergelincir. Akibat ceceran tanah dari truk jalan jadi licin bila turun hujan dan berdebu bila musim kemarau. Jika tidak segera dibersihkan aktivitas pemasangan batu miring ini akan mengakibatkan debu yang berlebihan.Saya berharap pemerintah setempat bisa memberikan teguran kepada kontraktor yang mengerjakan proyek pemerintah tersebut, agar  proyek yang sudah  berjalan itu tidak meresahkan warga setempat yang memiliki tempat tinggal di sekitarannya, dan juga para pengguna jalan,” kata Geri, Kamis ( 28/07/2022).


Hal sama juga diutarakan Andria, seorang warga setempat.Ia mengatakan, masyarakat sebetulnya sudah menyampaikan keluhan terkait aktivitas galian tanah parit tersebut, namun tidak direspon baik oleh pengawas proyek bagian lapangan.


“Tolonglah pengusaha jangan hanya mikirin untungnya saja, tapi harus pikirkan keselamatan pengguna jalan, bersihkan jalan dari tanah merah dan lumpur yang dihasilkan saat membawa material tanah keluar dari parit.Saya sebagai masyarakat biasa berharap  aktivitas galian tanah parit itu dan pemasangan batu miring segera diberikan teguran, " ujar Andria.


Lanjut Andria, proyek yang sedang dalam pengerjaan itu tidak memberikan dampak positif sedikitpun untuk masyarakat.


"  Yang ada dampak negatifnya dan seolah pengusaha juga cuek, dan pemerintah juga hanya jadi penonton,apa lagi ini juga jalan menuju kediaman Bapak Wakil Bupati Karimun, dan beliau selalu lewat apakah tidak melihat atau tahu tapi pura -pura tidak tahu, ” pungkasnya.




( Dian BS)

Lebih baru Lebih lama