Beri Manfaat Langsung Rp 1,38 Triliun Pertahun, PKS Bandara Hang Nadim Batam


Beri Manfaat Langsung Rp 1,38 Triliun Pertahun, PKS Bandara Hang Nadim Batam

Beri Manfaat Langsung Rp 1,38 Triliun Pertahun, PKS Bandara Hang Nadim Batam
Kepala BP Batam, Dirut Bandara, Pihak Korea Selatan

BATAM I KEJORANEWS.COM : Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto menyampaikan prosesnya pemenang yang berlangsung sejak 2020, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Dan diharapakan pelaksanaan ini, dapat berjalan sejak penandatangan Perjanjian Kerjasama (PKS).

Dengan nilai investasi Rp 6,9 Triliun dan kerajasama selama 25 tahun, diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada BP Batam sebesar Rp 34,58 Triliun, dengan rerata per-tahun Rp 1,38 Triliun. 

Lanjutnya, produk-produk Indonesia, terutama, di Batam, Bintan, dan Karimun, dapat diekspor ke berbagai negara, serta mendatangkan kunjungan wisatawan mancanegara.

"PKS, menjadi jembatan, kerja, maju, dan sejahtera bersama antara Indonesia dan Korea. Saya harapkan dapat dijalankan minimal 6 bulan kedepan. Sehingga dalam 5 tahun kedepan pelayanan penumpang, cargo dapat meningkat," terangnya.

Hal tersebut disampaikannya melalui virtual, dalam kegiatan penandatangan PKS dalam pengembangan dan pengelolaan Bandara Hang Nadim Batam, di Radisson Hotel, Sukajadi, Batam Kota - Batam, (21/12).

Video Kegiatan:


Baca Juga:

Berikutnya, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menyampaikan bahwa Bandara Hang Nadim Batam saat ini dibangun dengan kapasitas, 3,5 samapi 5 juta penumpang pertahun dengan kapasitas cargo 40.000 ton, dan merupakan landasan terpanjang di asia tenggara (4.025 meter).

PT.Bandara International Batam, akan mengelola area seluas lebih kurang 350 hektar, yang akan menjadi bandara modern bertaraf international, meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dengan membuka rute baru sebanyak 11 rute penerbangan. Untuk tenaga kerja dibidang kontruksi akan menyerap tenaga kerja sebanyak 3.250 ribu pekerja.

Sambutan Kepala BP Batam
Lanjutnya, 50 tahun BP Batam telah mengabdi di Batam, akan terus berupaya meningkatkan invesatsi dan pembangunan sehingga dapat berkontribusi besar dalam perekonomian Indonesia.

"Diharapkan dengan penandatanganan PKS ini akan menandakan komitmen bersama untuk mengembangkan bandara Hang Nadim sebagai Hub Logistik dan penumpang, sehingga dapat membangun infrastruktur dan investasi lainnya yang akan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Batam dan Provinsi Kepri," tutupnya.

Selanjutnya, Direktur Utama PT.Bandara Internasional Batam, Pikri Ilham K menyampaikan bahwa menyambut era baru Batam di kemudian hari, PKS merupakan langkah yang baik guna menggabung sinergi sebuah potensi bangsa, terutama badan usaha pemerintah, sehingga membangun dan pengembangan infrastruktur berbasis pada design, pembiayaan, pembangunan pengalihan pengoperasian dan pemeliharaan yang dicanangkan Presiden dibawah Menko Perekonomian dan BUMN.

Kerjasama BUMN dan swasta ini, diharapkan semua mendapat manfaat sebesar-besarnya, dapat mewujudkan target-target yang telah disepakati bersama. Dan kerjasama ini, meliputi diantaranya memperbaiki struktur bandara, perbaikan terminal 1 dan 2, pelayanan kargo dan fasilitas pendukung lainnya.

Dirut Bandara International Batam
"Harapan kerjasama ini dapat meningkatkan kenaikan penumpang yang selama ini mencapai 6 juta penumpang pertahun bisa mencapai 10 sampai 17 juta penumpang. Demikian juga peningkatan cargo dari 40-50 ribu ton pertahun, menjadi 70-100 ribu ton pertahun," jelasnya.

"Berikutnya PKS ini mewujudkan bandara yang modern berbasis pada digital teknologi, kesahatan, keselamatan, pengamanan dan layanan, yang dapat memberikan manfaat pada pelaku jasa, pemerintah, dan masayrakat termasuk UMKM. yang dapat dinikmati dalam jangka panjang," tutup Direktur Utama PT.Bandara Internasional Batam.


Andi Pratama

Lebih baru Lebih lama