Ada 7 Tips PLN Agar Masyarakat Terhindar Sengatan Listri Ketika Pemukiman Dilanda Banjir


Ada 7 Tips PLN Agar Masyarakat Terhindar Sengatan Listri Ketika Pemukiman Dilanda Banjir

Ketika Banjir Melanda Pemukiman.
BANDARLAMPUNG I KEJORANEWS.COM: Prakiraan cuaca di Negara Indonesia khususnya Provinsi Lampung tak menentu, terkadang panas bahkan terkadang hujan lebat disertai petir serta angin kencang pada siang dan sore hari.


Ada beberapa wilayah atau Desa di Provinsi Lampung terkena bencana alam seperti kebanjiran ketika curah hujan lebat melanda bahkan ada juga yang diporak porandakan oleh amukan angin puting beliung.


Ketika bencana alam tersebut terjadi, ini ada beberapa tips aman dari sengatan listrik jika dalam kondisi banjir yang disampaikan oleh Asisten Manager Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi(UID) Lampung bernama Darma Saputra.


Darma Saputra menjelaskan, ada beberapa saran dan beberapa tips aman dari sengatan listri bagi Masyarakat seluruh Indonesia khususnya Masyarakat Lampung jika kondisi sekitarnya dihantam banjir seperti:


1. Yang harus dilakukan Masyarakat saat pemukimannya terendam banjir yaitu mematikan listrik dari Meter Circuit Breaker(MCB) atau Termis di kwh meter. Hal ini untuk menghindari bahaya tersengat aliran listrik.


2. cabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak dan naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih tinggi aman. 


3. Apabila terjadi banjir dan jaringan listrik belum dipadamkam oleh PLN, laporkan segera melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123 atau hubungi kantor PLN terdekat. 


4. Selain itu, hubungi juga instansi terkait penanggulangan bahaya banjir.


5. Setelah banjir surut, pastikan semua alat elektronik dan instalasi listrik dalam keadaan kering. Penormalan listrik oleh PLN akan dilakukan apabila instalasi PLN maupun warga sudah dalam kondisi kering dan siap dialiri listrik. 


6.Penyalaan akan dilakukan dengan didahului oleh penandatanganan berita acara disaksikan oleh Ketua RT, RW atau tokoh masyarakat setempat. 


7. Agar semakin aman, masyarakat yang akan memasuki kawasan banjir juga perlu menggunakan alat pengaman diri seperti sepatu boots karet yang kedap air, sehingga jika melewati genangan air dapat menghindari risiko terkena pecahan kaca, paku, bakteri, maupun arus listrik bocor. 


Arus listrik bocor bisa saja terjadi disebabkan oleh gesekan kabel PLN dengan kabel lain yang dipasang tidak sesuai aturan atau bahkan tidak berizin, jelasnya.


Selain itu masyarakat yang mengambil listrik langsung dari tiang juga sangat berbahaya karena kabelnya tidak standar dan sangat berpotensi menimbulkan arus bocor, terangnya.


Semoga saran dan tips tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Provinsi Lampung agar tidak tersengat listrik ketika pemukimannya dilanda banjir, pungkas Darma, Selasa(28/12/2021).


(Furkan Julius)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama