10 Orang Diperiksa Penyidik Unit Tipikor Polres Mesuji, Dugaan Korupsi Proyek Jalan Desa Simpang Pematang


10 Orang Diperiksa Penyidik Unit Tipikor Polres Mesuji, Dugaan Korupsi Proyek Jalan Desa Simpang Pematang

Dinas Perkim Pemkab Mesuji-
MESUJI I KEJORANEWS.COM: Lebih dari 10 orang baik dari internal Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun eksternal telah diperiksa Satuan Reskrim Unit Tipikor Polres Mesuji terkait kasus dugaan korupsi pada proyek jalan kawasan Desa Simpang Pematang, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji.


Pemeriksaan terhadap 10 Orang lebih dan memeriksa Proyek Jalan Kawasan Desa Simpang Pematang, Satuan Reskrim Polres Mesuji telah menurunkan tim ahli dari Universitas Bandar Lampung (UBL).

kepada sejumlah awak media, Sugi Wibowo Sekretaris Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Mesuji,  di ruang kerjanya, Selasa(23/11/2021), membenarkan jika ia dan 10 orang lebih dari pihaknya telah diperiksa oleh penyidik Unit Tipikor Polres Mesuji.

Lanjutnya, yang telah diperiksa Pihak Unit Tipikor dari internal OPD adalah Penanggungjawab Anggaran (PA), kemudian Pracoyo sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan  Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yaitu dirinya sendiri.

Terkait pemeriksaan itu, ia belum dapat menyimpulkan salah atau tidaknya. Dalihnya, yang memegang hasil BAP pemeriksaan adalah Polres, dan ia pun sudah lupa apa saja yang dipertanyakan saat pemeriksaan, akan tetapi ia percaya bahwasa nya pihak kepolisian bekerja profesional. 

Lebih Dalam Sugi Wibowo yang akrab di sapa bang Sugi mengatakan, bila sudah selesai pemeriksaan baik dari Internal maupun Eksternal, Nantinya data yang dimiliki oleh penyidik dalam hal ini, Polres Mesuji, akan ia sandingkan dengan data yang dimiliki Dinas, sebab katanya dalam kegiatan tersebut ada konsultan serta pengawas dan yang lainnya.


Terkait adanya temuan bahwasa nya bangunan tersebut tidak sesuai spek dan kualitas nya buruk, dia belum dapat menyimpulkan siapa yang salah. Apakah dari pihak eksternal atau internal karena semua itu belum diobrolkan secara penuh oleh seluruh tim. Maka dari itu katanya, nanti pihaknya akan mengumpulkan data-data, seperti gambar perencanaan, kontrak dan asbult drawing. Kemudian akan dipelajari bersama di mana letak kekurangannya, kemudian akan dilaporkan kepada pimpinannya tentang apa yang harus dilakukan.


Ia berharap dengan kejadian itu, dapat menjadi pelajaran bagi dirinya dan yang lain. Supaya ke depannya mereka dapat lebih ekstra hati-hati dalam pekerjaan dan mengikuti prosedur yang ada. Jika dikemudian hari terdapat kesalahan ataupun yang kurang agar lebih tanggap, dan segera berikan teguran-teguran secara administrasi sehingga bila di kemudian hari terjadi permasalahan ada bantuan dari dinas.




(Yusri) 

Lebih baru Lebih lama