Wako dan Wawako Batam Dilantik, Gubernur Kepri Minta Jalankan Visi Misi Pilkada


Wako dan Wawako Batam Dilantik, Gubernur Kepri Minta Jalankan Visi Misi Pilkada

Wako dan Wawako Batam Dilantik, Gubernur Kepri Minta Jalankan Visi Misi Pilkada
Pelantikan Pimpinan Daerah Kota Batam
KEPRI I KEJORANEWS.COM :Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), H. Ansar Ahmad meminta Wali Kota (Wako) dan Wakil Wali Kota (Wawako) Batam yang baru saja dilantik untuk segera bekerja untuk menjabarkan Visi dan Misi yang telah disusun dan dikampanyekan saat pelaksanaan Pilkada Tahun 2020. 
 
"Janji-janji tersebut harus diwujudkan dan menjadi daya pacu semangat guna menjawab permasalahan dan isu di daerah,” katanya saat memberikan sambutan pada acara Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam Masa Jabatan Tahun 2021-2024 di Gedung Daerah Tanjung Pinang. Senin (15/03/2021)
 
Pengangkatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam ini berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri: Nomor. 131.21-466 Tahun 2021, Tanggal 12 Maret 2021 tentang Perubahan Kedua Atas Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor : 131.21-285 Tahun 2021 Tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan wakil Kepala Daerah Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahu 2020 di Kabupaten dan Kota pada Provinsi Kepulauan Riau.
 
Wako dan Wawako Batam Dilantik, Gubernur Kepri Minta Jalankan Visi Misi Pilkada
Foto Bersama
Ia melanjutkan, pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan, akan menghadapi tantangan yang berat karena dilakukan dalam situasi pandemi Covid-19. Namun demikian semua harus melakukan segala daya upaya dan berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka pemenuhan dan mempermudah akses pendidikan, kesehatan, energi dan air bersih dan pelayanan dasar lainnya sebagai upaya pemenuhan standar pelayanan minimal.
 
"Pembangunan perekonomian dan kemasyarakatan agar dilakukan melalui penguatan daya beli masyarakat, pembinaan dan pengembangan UMKM, pembukaan lapangan kerja, pengembangan industri berbasis kekuatan lokal, pengurangan kesenjangan wilayah terutama di wilayah pesisir dan perbatasan, pengurangan kemiskinan, perlindungan lingkungan hidup serta pengembangan dan pelestarian Budaya Melayu, dalam rangka mewujudkan Kepulauan Riau yang Makmur, Berdaya Saing dan Berbudaya," terangnya.
 
Dalam situasi pandemi Covid-19 ini, dikarenakan adanya gap antara kemampuan fiskal dengan tuntutan kebutuhan pembangunan maka Gubernur harapkan agar bersama-sama menerapkan prinsip-prinsip tight money policy. "Lakukan kebijakan pengetatan ikat pinggang dengan penghematan belanja dan pemilihan kegiatan prioritas utama kepada masyarakat dalam mengatasi persoalan masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini, baik permasalahan kesehatan, ekonomi, sosial, pendidikan dan permasalahan-permasalahan lainnya," tutupnya.
 
Turut hadir Wakil Gubernur Kepri, Ketua TP-PKK Kepri, Sekretaris Daerah Kepri, Ketua DWP Kepri, Kepala Staf Kogabwilhan I, Kajati Kepri, Danrem 033/WP, Wakil Ketua III DPRD Kepri, Kepala Zona Kamla, dan Danlanud RHF.
 
 
 
Andi Pratama
Lebih baru Lebih lama