Perkuat Jaringan Telekomunikasi, Gubernur Kepri Pastikan Bangun 35 BTS


Perkuat Jaringan Telekomunikasi, Gubernur Kepri Pastikan Bangun 35 BTS

Perkuat Jaringan Telekomunikasi, Gubernur Kepri Pastikan Bangun 35 BTS
Foto Bersama
KEPRI I KEJORANEWS.COM :Gubernur Kepulauan Riau (Gub Kepri), H. Ansar Ahmad memastikan jaringan telekomunikasi di sejumlah wilayah Kepri semakin kuat. Setelah Kementerian Komunikasi dan Informatika RI mengabulkan usulan Percepatan Program Peningkatan Aksesibilitas Kualitas Layanan Telekomunikasi Broadband 4G di Provinsi Kepulauan Riau untuk periode tahun 2021-2022. 
 
"Sebaran lokasi pembangunan Base Transceiver Station (BTS) tersebut tersebar di empat kabupaten di Provinsi Kepri. Rincian sebarannya adalah 12 titik di Natuna, 17 titik di Anambas, 5 titik di Bintan dan 1 titik di Karimun. Selain pembangunan Tower BTS, juga akan dibangun panel listrik surya," terangnya.
 
Hal tersebut disampaikannya, usai bersilaturahmi dan beraudiensi dengan Menteri Komunikasi dan Informatika RI Johnny G. Plate beserta jajarannya di Ruang Kerja Menteri, Gedung Kementerian Kominfo, Jakarta. Rabu, (31/03/2021)
 
Perkuat Jaringan Telekomunikasi, Gubernur Kepri Pastikan Bangun 35 BTS
Gubernur Kepri (Kanan)
 
Ia melanjutkan, terkait dengan kesiapan lahan yang akan dijadikan pendirian 35 Tower BTS, dalam waktu dekat pihaknya akan segera melakukan rapat dengan Bupati dan Kadiskominfo se-Kepri serta Dirut BAKTI, Dirjend SDPPI dan Sekjen KemenKominfo RI. Dan Gubernur Kepri menegaskan bahwa kualitas jaringan yang memadai sangat dibutuhkan di wilayah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T), demi kepentingan menjaga wilayah-wilayah perbatasan.
 
"Provinsi Kepri yang termasuk Wilayah Perbatasan dan Wilayah Kepulauan dan juga sebagian besar termasuk Wilayah 3T, harus mendapat perhatian dan prioritas agar akselerasi/percepatan realisasi aksesibilitas peningkatan layanan 4G, terutama Kecamatan Tambelan dan Midai yang selama ini hanya tercover jaringan 2G," jelasnya.
 
Ke-35 titik lokasi tersebut masing-masing memerlukan lahan lebih kurang 20m x 20m atau 400 meter persegi. Administrasi dan legalitas lahan akan segera diselesaikan. Dari total 35 titik yang sudah diusulkan tersebut menurut Badan Aksesibilitas dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo akan direalisasikan pada awal fase ke-2 yang diperkirakan pertengahan Bulan April 2021 ini atau awal bulan Mei 2021.
 
 
Andi Pratama
Lebih baru Lebih lama