Masyarakat Pengolah Kerupuk Ikan Diharap Dapat Berinovasi


Masyarakat Pengolah Kerupuk Ikan Diharap Dapat Berinovasi

Camat Pulau tiga Sudirman-
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Kecamatan Pulau Tiga sebagai salah satu Kecamatan di Kabupaten Natuna , adalah salah satu wilayah yang warganya kebanyakan bergantung hidup dari hasil laut. Hal itu tidak terlepas dari keberadaan Kecamatan tersebut sebagai salah satu wilayah pesisir di Natuna yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan.

Sementara itu para ibu rumah tangga di wilayah tersebut juga rata – rata memiliki usaha rumahan yang sama yakni mengolah hasil laut baik menjadi kerupuk ataupun ikan asin.

Kerupuk ikan mentah maupun kerupuk atom dari Kecamatan Pulau tiga sudah cukup dikenal di kalangan masyarakat Natuna , usaha rumahan ini merupakan salah satu penopang perekonomian keluarga. Namun sayangnya sejauh inj usaha tersebut masih diproduksi dalam skala kecil, selain karena keterbatasan modal, dan juga bahan baku utama yakni ikan, bergantung pada hasil tangkapan nelayan yang juga tentunya bergantung pada kondisi cuaca.

“Ya kalau musim cuaca buruk atau musim utara, nelayan tidak bisa turun melaut, maka usaha produksi krupuk dan ikan asin berhenti. Namun di luar musim utara, produksi Usaha Masyarakat Kecil Menengah (UMKM) di wilayah tersebut berjalan lancar. ” Ujar Camat Pulau tiga Sudirman, di Desa Sabang Mawang, Kecamatan Pulau Tiga, Jum’at (12/3/2021).

Sudirman menambahkan sejauh ini belum ada upaya dari masyarakat untuk mengantisipasi kelangkaan bahan baku utama dalam memproduksi krupuk dan ikan asin. 

Sementara itu menyinggung masalah modal usaha, Camat Pulau Tiga, Sudirman, mengatakan,  pelaku usaha kecil menengah di Kecamatan Pulau Tiga belum lama ini telah mendapatkan bantuan modal usaha dari Pemerintah sebesar Rp. 2,4 juta, berupa bantuan modal usaha terdampak Covid-19.

Hal itu juga diakui oleh Asisten Setda Natuna bidang Ekonomi Pembangunan, Tasrif. 

Ditemui diruang kerjanya, Tasrif mengatakan, bantuan modal usaha yang diberikan pada masa pandemi tersebut juga sejalan dengan program pemerintah dalam upaya meningkatkan usaha ekonomi mikro.

“ Bantuan modal usaha UMKM dari pemerintah pusat bagi pelaku usaha Kecil Menengah di Natuna kan sudah terealisasi, hampir 6000 orang, itu salah satu upaya pemerintah agar pelaku usaha di Natuna dapat terus berproduksi di tengah pandemi,” kata Tasrif.

Tasrif menambahkan, pemerintah Kabupaten Natuna sendiri sangat peduli dengan keberadaan pelaku usaha kecil menengah sebagai salah satu penggerak roda perekonomian di daerah. Selain bantuan modal dari pemerintah pusat tersebut, Pemkab Natuna juga telah membantu penyaluran bantuan modal kredit lunak kepada pelaku UKM di Natuna melalui dana CSR yang dikeluarkan oleh Pertamina dan lembaga lainnya.

Menyadari bahwa UMKM produksi Krupuk ikan dan ikan asin masih merupakan Usaha Kecil Menengah yang diandalkan di Kabupaten Natuna, namun bahan baku utamanya sejauh ini  masih bergantung pada hasil tangkapan nelayan, menurut Tasrif sudah saatnya pengusaha krupuk ikan dapat belajar dari pengusaha sejenis di luar Natuna yang tetap dapat berproduksi meskipun tidak ada ikan.

“ Pelaku usaha mikro harus bisa berinovasi dalam berproduksi,” tutup Tasrif.
Tasrif

Kerupuk Ikan Pulau Tiga

( Pjp)
Lebih baru Lebih lama