Masyarakat Desa Gedung Boga Semangat Gotong Royong Bangun Desa


Masyarakat Desa Gedung Boga Semangat Gotong Royong Bangun Desa

Ketika warga lakukan Gotong royong
MESUJI I KEJORANEWS.COM: Gotong royong merupakan budaya bangsa Indonesia yang menjadi perekat hubungan sosial dalam lingkungan masyarakat. Tidak hanya dalam negeri saja, pengakuan terhadap gotong royong dengan skala luas menjadikan Bangsa Indonesia kuat di mata internasional, jum'at(5/2/2021).


Hal itu yang menjadi salah satu kekuatan dalam program pembangunan di Desa Gedung Boga. Program yang bertujuan meningkatkan pemberdayaan melalui pelibatan masyarakat dalam membangun Desa. Dan pelibatan tidak hanya sebatas di gotong royong untuk kepentingan umum saja, namun masuk ke berbagai bidang hingga mengarah ke individu dengan kategori minoritas.


Masyarakat masih menganggap gotong royong sebagai sarana menjalin komunikasi, ikatan emosional dan pemersatu dalam lingkungan masyarakat. Tentu ini sebuah modal besar untuk tujuan dari program utama desa yang masih panjang dalam mewujudkan kemakmuran secara lahir maupun batin.


Melihat masih kuatnya tradisi gotong royong dimasyarakat inilah, Pemerintah Desa Gedung Boga banyak melakukan penetapan program yang berbasis sosial. Program berbasis sosial tersebut meliputi normalisasi jalan, drainase, maupun sarana umum lainnya. Sedang anggaran yang digulirkan melalui Dana Desa lebih banyak dialokasikan untuk sarana umum lain dengan kategori membangun baru.


“Gotong royong merupakan potensi dalam membangun Desa Gedung Boga. Inilah yang menjadi alasan mengapa perlu pelibatan masyarakat untuk percepatan pembangunan," terang Kepala Desa Gedung Boga, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji, Yulida Sri Wahyuni, Spd.


Dari data yang diperoleh melalui laporan Kepala Desa, gotong royong selaku dilakukan dalam dua Minggu sekali. Memang jarang dilakukan dalam skala Desa, tapi dalam setiap Desa dipastikan ada kegiatan dimaksud dalam lingkup RT.



(M.Sagiman)

Lebih baru Lebih lama