Atasi Kelangkaan BBM, Desperidag Akan Luncurkan Kartu Kendali


Atasi Kelangkaan BBM, Desperidag Akan Luncurkan Kartu Kendali

Atasi Kelangkaan BBM, Desperidag Akan Luncurkan Kartu Kendali
Suasana Rapat
BATAM I KEJORANEWS.COM :Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam akan meluncurkan Kartu Kendali Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium. Kartu tersebut digadang menjadi solusi kelangkaan BBM di sejumlah SPBU di Kota Batam. 
 
Terkait hal itu, Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau mengatakan Kartu Kendali BBM premium tersebut sama seperti kartu pengendali BBM jenis solar yang sudah diterapkan sejak 2019 lalu. Saat ini, Gustian mengaku masih mendata dan merancang mekanisme pendaftaran bagi pengguna BBM jenis premium.
 
"Rencana peluncuran akan dilakukan Maret dan tahapan sekarang masih koordinasi dengan sejumlah pihak," terangnya usai memimpin rapat bersama Pertamina, Hiswana Migas, BRI, dan pihak terkait lain di Gedung Bersama, Batam Centre - Batam (27/1).
 
Lanjutnya, dari keputusan rapat bersama, kuota yang akan diberikan bagi kendaraan roda empat hanya 123.153 kendaraan. Kuota itu hanya berlaku bagi mobil dengan kapasitas mesin di bawah 2000 Cc. Sementara mobil dengan kapasitas di atas 2000 Cc diarahkan menggunakan pertalite atau pertamax.
 
"Untuk persyaratan kendaraan roda empat pajak, KIR, dan STNK berlaku. Kemudian, tangki kendaraan tidak dimodif," jelasnya.
 
Khusus bagi mobil, rencana kuota per hari masih dalam tahap pengkajian. Pihaknya masih mempertimbangkan angkutan orang dan barang bagi mobil yang masuk dalam syarat penggunaan Kartu Kendali BBM Premium itu.
 
"Kalau untuk roda dua, hanya untuk kendaraan dengan kapasitas mesin di bawah 160 CC. Sementara kuotanya masih dibahas dan syarat lain relatif sama seperti pajak, STNK dan tangki yang tidak boleh dimodif," katanya.
 
Rencana ini, terangnya merupakan langkah pemerintah dalam mengendalikan BBM di Batam. Selama ini penjualan BBM belum terarah sehingga masih ditemukan kelangkaan BBM hingga antre di SPBU mengular.
 
"Ini kita lakukan biar masyarakat menikmati dan tidak ada antrean. Dan yang terpenting lagi, tidak adanya pelangsir. Karena selama ini minyak di SPBU kosong tapi di eceran masih banyak," ungkapnya.
 
Untuk itu, ia berharap semua pihak mendukung demi kenyamanan bersama dan kebutuhan masyarakat akan BBM premium dapat terpenuhi. Sebelum kebijakan tersebut diterapkan, akan segera menyosialiasikan kepada masyarakat dan akan menggandeng bank yang akan memfasilitasi kartu dan mekanisme pendaftaran serta infrastruktur yang dibutuhkan lainnya.
 
Menanggapi hal itu, Sales Branch Manager PT Pertamina Kepri, William Handoko menyampaikan bahwa mendukung program Pemerintah Kota (Pemko) Batam tersebut. Menurutnya, akan lebih mudah mengendalikan penggunaan BBM jenis premium agar tepat sasaran. "Ini sejalan dengan program kita yang menerapkan nontunai," katanya.
 
Berikutnya, Branch Manager BRI cabang Nagoya, Rina Sri Rezeki mengatakan siap mewujudkan rencana Pemko Batam tersebut. Bahkan, pihaknya sudah menerapkan melalui karu BRIZZI di sejumlah daerah.
 
"Kita siap berkoordinasi untuk kesediaan kartunya, kemudian rekan-rekan SPBU menjamin pengadaan mesin dan mengotimalkan kuota," jelasnya.
 
Namun, sebelum program itu diluncurkan, lanjutnya perlu persiapan dan sosialisasi kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat lebih paham sehingga dalam menjalankan program ini nantinya akan lebih mudah. "Bagaimana pendaftaran dan pendistribusian kartunya dan yang terpenting semua ini muaranya pada rekan-rekan di SPBU," tutupnya.
 
 
Andi Pratama
Lebih baru Lebih lama