Candra Tak Sadarkan Diri Setelah Tabrak Tumpukan Batu Diduga Makan Bahu Jalan


Candra Tak Sadarkan Diri Setelah Tabrak Tumpukan Batu Diduga Makan Bahu Jalan

Candra ketidak dapat perawatan medis
MESUJI I KEJORANEWS.COM: Diduga Asal-asalan meletakan matreal berupa batu miik dinas terkait di Jalan Sudirman Simpang Pematang sehingga membuat seorang pengendara bernama Candra warga Simpang Pematang mengalami kecelakaan tunggal.

Diduga akibat menabrak tumpukan batu matreal untuk bangunan jalan yang memakan badan jalan tersebut sehingga membuat candra jatuh terpental tersungkur sehingga tidak sadarkan diri bahkan pendarahan yang cukup fatal atas kejadian tersebut.

Waktu kejadian nampak posisi di jalan gelap dan tiba-tiba ada tumpukan batu coral material milik Dinas Kabupaten Mesuji yang berada di badan jalan depan SD 8 Simpang Pematang dan tumpukan batu tersebut tanpa ada Rambu-rambu Proyek.
Tumpukan batu milik dinas terkait
Menurut keterangan warga kejadian serupa juga menimpa pengendara sepeda motor lain di lokasi yang sama karena material memakan bahu badan jalan.

Kejadian seperti ini tidak bisa dibiarkan perlu diambil tindakan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan berlaku pihak pemerintah dan juga atau penekanan harus bertanggung jawab atas musibah yang terjadi atas kelalaian Pihak-pihak terkait didalamnya.

Ketua persatuan pemuda-pemudi Mesuji Andriansyah meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Mesuji jangan lagi meletakkan material sembarangan di bahu jalan, kalau memang terpaksa itu pun harus memasang rambu atau petunjuk agar pengendara tahu dan tidak mengakibatkan jatuh korban selaku pengguna jalan.

Bupati dan Polres Mesuji harus mengawasi serta bila perlu menegur Kontraktor-kontraktor yang bandel atau tidak taat aturan di Kabupaten Mesuji agar tidak terlalu banyak makan korban, ucapnya, Jum'at(11/12/2020).

Selain itu ia berpesan bagi pengguna jalan di daerah tersebut agar selalu Hati-hati dan saling mengingatkan kewaspadaan selama berkendara karena jalan jenderal Sudirman Simpang Pematang-Budi Aji ada tiga tumpukan material.

"Ketika Krew media ini konfirmasi melalui WhatsApp kepada Kadis PUPR Ridwan bahwa material tersebut punya PUPR untuk Kecamatan Simpang Pematang dan untuk penanganan darurat bukan proyek, kata Ridwan dengan singkat.

(team)

Lebih baru Lebih lama