{[["☆","★"]]}

Jalan Simpang Pematang Menuju Adi Luhur yang makin banyak lubang
MESUJI I KEJORANEWS.COM: Jalan Kabupaten Mesuji dari Simpang Pematang menuju ke-Desa Adi Luhur dan jalan tersebut bisa menuju Desa Aji Jaya sampai saat ini belum dibenahi bahkan sudah makan korban pada Tahun lalu.

Salah satu warga mengeluhkan badan jalan sepanjang jalan tersebut yang menuju Desa Adi Luhur kondisi jalan rusak yang terus menerus tergenang air sehingga makin rusak parah. Pengguna jalan yang melintas harus selalu berhati-hati lantaran banyak lubang di jalan yang tertutup air.

Jalan tersebut cukup lama tidak mendapat perbaikan, sehingga membuat kerusakan bertambah makin parah. Terlebih jika hujan deras turun yang membuat genangan air semakin meninggi.

"Sering banget kerendam air jalan ini. Nambah sulit jadinya kalau mau lewat, soalnya kan ketutup air yang Lubang-lubang itu sama banyak Batu-batu yang lepas," kata (H) pengendara sepeda motor yang kerap melintas di lokasi, Senin(20/11/2020).

Menurutnya, jalan yang kerap dilalui kendaraan roda dua dan empat tersebut sudah cukup lama diduga diabaikan sehingga terbengkalai, sehingga menambah kerusakan di sekitarnya.

"Ya udah lumayan lama, sampe sekarang belum ada diperbaiki," salah satu warga simpang pematang, Jum'at(20/11/2020).

Masyarakat simpang pematang berharap kepada pemkab kabupaten mesuji-lampung, agar segera perbaiki badan jalan yang rusak, karna sangat lah membahayakan bagi pengendara roda dua di malam hari apa lagi sekarang musim penghujan.

Dari pantauan awak media ini, jalan berlubang tersebut, sudah makan korban, kejadian itu sudah lama terjadi beberapa bulan yang lalu atau sudah hampir setahun ini dan kejadian tersebut pas di samping Rumah Anggota Polri bernama Ambon, dikala itu korbannya orang Aji Jaya, ia menghindari lubang lalu ditabrak roda empat. Pemilik roda empat tersebut warga Simpang Pematang.

Ada lagi kejadian kedua setelah itu, di depan Pasar Simpang Pematang bisa disebut depan Rumah Sakit Dokter Herman atau Lusi, telah terjadi pengendara roda dua menghindari lubang yang tergenang air hakhir jatuh dan langsung dilarikan ke klinik dokter Herman dan kejadian itu setelah abis Magrib.

Harus berapa lagi orang yang harus kecelakaan karena jalan berlubang tersebut dan harus berapa korban lagi yang jatuh gegara jalan berlubang tersebut dan bila terjadi kembali siapa yang akan bertanggung jawab?.

Sampai berita ini di publikasikan belum ada tanggapan resmi atau pembenahan dari Pemerintahan Mesuji.

(Yusri)

 
Top