{[["☆","★"]]}

Ketika tangkap bebek
JATIM I KEJORANEWS.COM: Maulid Nabi hari H penanggalan telah usai memang, namun perayaanya masih banyak yang melakukan. Entah sekedar berbagi hantaran atau merayakan dengan keseruan di luar kebiasaan. Seperti halnya yang terjadi di daerah perumahan Joyo Grand kota Malang baru-baru ini.

Warga setempat mengadakan bermacam lomba laiknya agustusan. Tidak melulu di bidang keagamaan namun yang memancing keseruan gelak tawa juga. Ada lomba makan kerupuk, menangkap belut hingga menangkap bebek.

Acara ini diadakan oleh beberapa TPQ di daerah tersebut. Yang menjadi tuan rumahnya adalah TPQ Al-Hidayah bekerja sama dengan Yayasan Masjid Al- Muhajirin yang berada di kawasan perumahan Joyo Grand.

Pengurus TPQ yang diisi oleh Orang-orang lingkungan setempat, yakni Ketua TPQ, Endi Cahyono, Wakil Ketua Fausi, Sekretaris            Irawati Wijaya, dan Bendahara Fadiah Umami menyelenggarakan acara Lomba-lomba itu didukung dewan asatidz, atau guru-guru ngaji di TPQ tersebut. Yakni, Ninis Farida, Sri Handayani, Miftahul Choir,  Muhammad Arafat Arroisi, Riza Mustofa, Mohamad Abdul Ba'is, Achmad Syahrifudin.

Ketua bidang pendidikan, Hj. Nur Dhuhati mengatakan, "Kami ingin TPQ selangkah lebih  maju dengan mengadakan berbagai lomba. Supaya anak-anak senang juga. Itu yang ditangkap juga peliharaan ustadz sendiri. Jadi seru gitu," ujarnya.

Banyak lomba diadakan Rangkai kegiatan memperingati maulid nabi Muhammad SAW, namun yang menarik tetap lomba lomba unik seperti: lomba tangkap bebek,  lomba tangkap belut, lomba futsal bersarung, lomba pukul air dan lomba makan krupuk.

Diikuti 3 TPQ di sekitar perumahan tersebut. Yakni:TPQ al - Hidayah, sebagai tuan rumah RW 08 Perum Joyo Grand, TPQ Al Ahsaniyah dan TPQ al- Ikhlas. 

"Masih pandemi sehingga peserta wajib pakai face shiel atau masker. Ini protokoler yang juga kita kampanyekan," tutur Hajjah Nur Dzuhati melanjutkan, Kamis(5/10/2020).

(Anis Hidayatie)

 
Top