{[["☆","★"]]}
Bupati dan Tim Gugus Tugas -
MALAKA I KEJORANEWS.COM : Kabupaten Malaka bukan masuk Zona merah melainkan masuk Zona kuning penyebaran Covid 19 karena Pasien yang terjangkit tidak ada gejala klinisnya terang ketua tim gugus Covid-19, dr. Stefanus Bria Seran, MPH., Yang juga Bupati Malaka. 

Sesuai aturan, Pasien itu harus isolasi mandiri di rumah.

Demikian penjelasan resmi Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran yang biasa disapa SBS menjawab pertanyaan Wartawan saat konferensi pers di Aula Kantor Bupati Malaka, Senin (14/9-2020).

Dikatakannya, setelah satu warga Malaka yang positif hasil test Swab Covid 19, maka sejak hari pertama telah dilakukan isolasi mandiri di rumah yang bersangkutan dengan dijaga ketat petugas kesehatan dan pihak keamanan (Satpol PP, Polri dan TNI) .

" Oleh karena pasiennya hanya satu dan tidak menunjukkan gejala klinis maka sesuai aturan dilakukan isolasi mandiri . Tetapi karena di rumah sakit kita disiapkan 9 tempat tidur untuk perawatan penderita maka untuk memudahkan penanganannya maka mulai hari ini kita jemput yang bersangkutan untuk diisolasi di RSUPP Betun sehingga penanganan untuk kebutuhan sehari-hari dan tindak lanjut perkembangan kesehatannya dapat dipantau dari waktu ke waktu." Ujar SBS.

Lanjutnya, pihaknya memutuskan agar  petugas menggunakan APD standar untuk melakukan penjemputan yang bersangkutan untuk isolasi di RSUPP Betun.

Bagi mereka yang pernah kontak dengan yang bersangkutan dilakukan test apakah mereka tertular atau tidak tertular. Bagi mereka yang pernah kontak dengan yang bersangkutan kurang dari 14 hari akan dilakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah mereka tertular atau tidak.

" Prinsip pandemi itu Prioritas, segera dan tidak boleh ditunda sehingga tidak menjadi sumber penularan. Kita ambil penderita itu ke rumah sakit bukan untuk mengobati karena pasien itu tidak ada keluhan tetapi kita ambil dia supaya tidak menjadi sumber penularan karena dia tidak akan berkeliaran kemana-mana karena dirawat diruang khusus." Terangnya.

Menurut data, katanya, ada 8 orang yang kontak langsung dengan yang bersangkutan. Mereka sudah diperiksa, sudah Swab dan sudah dikirim ke Kupang selanjutnya tingal menunggu hasilnya.

' Kita tunggu hasil pemeriksaan bila hasilnya positif maka kita telusuri dengan siapa dia kontak selama ini untuk diperiksa dan ditangani hingga tuntas." Pungkasnya.

( Jm)
 
Top