{[["☆","★"]]}
Kapal feri tiba di Tarempa -
ANAMBAS | KEJORANEWS.COM : Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas akan mengurangi dan batasi jumlah perjalanan transportasi. Hal itu mengingat terjadinya peningkatan kasus positif Covid-19 di Provinsi Kepri.

Sahtiar selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Anambas mengatakan akan mengurangi perjalanan transportasi udara maupun laut.

"Kesepakatan rapat akan ada pengurangan perjalanan transportasi udara dan laut. Besok rapat teknis pengurangannya, jadi tidak di tutup. Pengurangan sampai keadaan di provinsi mulai membaik," ungkap Sahtiar, Senin (03/08/2020).

Lanjut Dia menambahkan, untuk langkah antisipasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Anambas masyarakat diharapkan mematuhi protokol kesehatan.

"Pilihan untuk masyarakat kalau yang merasa segera untuk beraktifitas kembali, segera kita sarankan bermohon untuk di swab test (gratis), tapi kalau tidak bisa melakukannya maka harus melakukan karantina mendiri," terangnya. 

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar rapat koordinasi percepatan dan penanganan Covid-19 di ruang rapat kantor Bupati Kepulauan Anambas lantai 3 pasir peti dengan melibatkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Organisasi Masyarakat, Relawan Telur Merah Covid-19 dan Perwakilan Mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Anambas, Syamsil Umri mengingatkan bahwa Kabupaten Kepulauan Anambas masih di zona hijau dan harus mengambil langkah untuk mengantisipasi.

"Transportasi pada saat ini seperti feri yang masuk ke Anambas setiap penumpangnya yang naik dan kita hanya melakukan cek suhu saja, itu juga tidak menjamin seseorang tidak terkena Covid-19," tuturnya.

Menurut Umri, untuk langkah antisipasi tersebut dengan membatasi kembali jadwal transportasi ke Kabupaten Kepulauan Anambas.

"Saya sampaikan, jika memang transportasi kita batasi seperti dulu mungkin saya sepakat" tambahnya. 

(Ardian) 
 
Top