{[["☆","★"]]}
Bupati Hamid Rizal saat Memimpin Rakor-
BATAM I KEJORANEWS.COM : Menyikapi rencana pemerintah Pusat mengenai mengaktifkan kembali kegiatan masyarakat dengan pola hidup berdampingan dengan Corona atau New Normal ( NN), Kamis (28/05/20) pagi, Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal menggelar Rapat Koordinasi ( Rakor) dengan beberapa pimpinan instansi terkait.

Rakor selain rencana New Normal juga membahas pembukaan kembali rute penerbangan Natuna-Batam, Batam Natuna pasca pandemic Corona Virus Desease (Covid-19).

Hadir pada kesempatan tersebut di antaranya Komandan Distrik Militer 0318 Natuna, Kapolres Natuna, Kadishub, Kadis Perindag, Kadissos, Kadisperindag, perwakilan Dinas Kesehatan,  Kadis Ketahanan Pangan, dan Kepala Unit Pelayanan Bandar Udara (UPBU) Raden Sadjad (RSA) Ranai.

Pada Rakor ini, Hamid Rizal  menyampaikan bahwa menyikapi kebijakan tentang New Normal yang dicetuskan pemerintah pusat yang dimaksudkan agar seluruh kegiatan diperbolehkan berjalan sebagaimana biasa dengan standar kesehatan yang telah ditentukan, dirinya merasa perlu berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk mempersiapkan pelaksanaan teknisnya.Terutama terkait sektor transportasi, yang memiliki peran penting dalam mendukung berbagai sektor lainnya, seperti perdagangan, pariwisata, perekonomian dan berbagai sektor penting lainnya.
Rakor Persiapan New Normal

Dalam kesempatan tersebut, Hamid Rizal juga menekankan bahwa Surat Edaran yang pernah diterbitkan sebelumnya harus kembali menjadi perhatian serta penegasan, seperti penindakan bagi tempat usaha yang tetap beroperasi di atas pukul 23.00 Wib, mengingat sejauh ini masih pada tahap peringatan, namun ke depan sanksi pencabutan izin usaha akan diterapkan sebagai konsekuensi pelanggaran tersebut.

Langkah di atas kata Hamid, diambil tidak lain sebagai langkah konkrit pencegahan penyebaran Covid-19, walaupun sampai saat ini Natuna masih kategori Zona Hijau, namun bukan tidak mungkin akan berubah menjadi zona Kuning bahkan merah, jika pemerintah daerah maupun masyarakat tidak tumbuh kesadaran dan kepedulian terhadap bahaya dari wabah ini.

Selain itu katanya, sebagai bentuk dukungan realisasi New Normal di Kabupaten Natuna, Pemerintah Daerah berencana akan membuka kembali jalur penerbangan dengan ketentuan dan persyaratan yang telah ditetapkan sebelumnya, serta membuat Satuan Tugas/Posko Pelayanan bagi menerapkan protokol kesehatan sekaligus mengawasi mobilitas penumpang di Bandara RSA.

Sedangkan mengenai Pelayanan Transportasi Laut jelasnya, KM Bukit Raya (Pelni) yang melayanan jalur kepulauan/Kecamatan di Kabupaten Natuna, ditunda untuk sementara waktu, menunggu kondisi lebih memungkinkan.

Kepala UPBU/Bandara RSA Ranai, Suroso juga menginformasikan bahwa Maskapai Sriwijaya Air juga berencana membuka kembali jalur penerbangan ke Natuna pada tanggal 8 Juni 2020 mendatang, bila jumlah  penumpang mencukupi.

Berbeda halnya dengan Wings Air, katanya, sampai saat ini masih membatalkan penerbangan sampai pada waktu yang belum dapat ditentukan, karena masih menunggu kondisi membaik untuk mulai kembali melayani penerbangan ke Natuna.

(Pur)
 
Top