{[["☆","★"]]}
Aziz Martindas saat Beri Sembako ke Masyarakat -
LINGGA I KEJORANEWS.COM : Terkait terlambatnya pengucuran Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) kepada masyarakat Kabupaten Lingga dinilai karena tidak sinkronnya data dari pemerintahan desa dan bagian sosial Pemerintah Kabupaten Lingga. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua I DPRD Lingga Aziz Martindas.

" Lambatnya penyaluran BLT saat ini  karena persoalan validasi penyingkronan data antara Pemerintah Desa dan Dinas Sosial yang belum rampung, padahal persoalan BLT ada bukan saat Covid-19 ini saja, karena jauh sebelumnya program BLT sudah ada di laksanakan oleh pemerintah. Dan tentu Pemerintah sudah punya data sebelumnya tentang siapa-siapa saja yang berhak mendapatkan BLT."  Ujar Aziz melalui telepon selulernya. Minggu (10/5/2020).

Menurut Aziz agar persoalan dapat cepat selesai, penerima BLT dari Dana Desa diberikan dulu kepada masyarakat yang berhak. Kemudian yang belum tercover diakomodir melalui dana dari pusat.

" BLT itu kan bersumber dari dana desa dan dana pusat, jadikan mereka tinggal  memadukan saja. Apalagi penggunaan DD yang memang sudah ada ketentuan dari Kementrian, lalu yang tidak tercover dari dana DD, bisa diarahkan menggunakan Dana BLT dari pusat." Jelasnya.

Selain itu kata Aziz, Pemerintah Daerah sendiri juga sudah memploting anggaran yang besar, yang salah satunya untuk pembenahan ekonomi masyarakat akibat dampak dari persoalan Covid 19 ini. Sehingga seharusnya BLT untuk penyalurannya tidak terlalu bermasalah.

" Kita dari DPRD, insya Allah yakin semuanya pasti terakomodir, yang penting Pemerintah Daerah tidak melakukan politisasi dana BLT. Dan kami DPRD akan memantau sejauh mana perkembangan realisasinya. " Harapnya.

Pernyataan terebut diungkapkan Aziz setelah melakukan monitoring beberapa daerah di Indonesia yang telah menyalurkan dana BLT bagi masyarakat.

" Kita memang sangat prihatin karena keterlambatan penyaluran BLT ini kepada masyarakat. Intinya saya ingin BLT cepat untuk disalurkan, " tutupnya.


Mardian
 
Top