{[["☆","★"]]}
Ir. Fachrizal atau Ical Long Enon -
ANAMBAS | KEJORANEWS.COM : Ir Fachrizal, Pembina Mahasiswa Anambas Jakarta mengapresiasi kegiatan aksi sosial yang dilakukan oleh sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Anambas dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Seni, Budaya, Sosial dan Olah raga (NGO-SEBORA), dalam membantu gerakan misi kemanusiaan di Kabupaten Kepulauan Anambas. 

"Kita sangat mengapresiasi adek-adek mahasiswa dan NGO Sebora dalam misi kemanusiaan di Anambas. Salah satu wujud dari gerakan itu yaitu dengan membagi-bagikan masker secara gratis kepada masyarakat diempat kecamatan secara serentak," Kata Fachrizal, melalui video confrence, kepada sejumlah awak media, Senin (13/04/2020). 

Diketahui sebelumnya, Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Seni, Sosial, Budaya dan Olahraga (NGO-SEBORA) bersama Aliansi Mahasiswa Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) secara serentak pada empat kecamatan membagikan masker secara gratis kepada masyarakat pada, Senin (13/04/2020). 

Adapun Aliasi Mahasiswa itu terdiri dari Ikatan Pelajar Mahasiswa KKA (IPMKKA) Jakarta, Himpunan Mahasiswa KKA (HIMKA) Tanjungpinang, Kesatuan Pelajar Mahasiswa Anambas (KPMA) Bandung, Keluarga Pelajar Mahasiswa KKA Yogyakarta (KPMKKA-Y). 

Selanjutnya, pria yang akrab disapa Ical Long Enon itu mengatakan, jika semua pihak, perlu memberikan apresiasi kepada gerakan misi kemanusiaan mahasiswa dan NGO SEBORA itu, di tengah kondisi pandemi virus corona. 

"Saye rase, semue pihak perlu memberikan apresiasi kepada adek-adek mahasiswa dan NGO Sebora, yang sudah rela hadir, disaat masyarakat membutuhkan alat pelindung diri dari penyebaran virus corona berupa masker," Ucapnya dengan logat melayunya yang kental.


Relawan Misi Kemanusiaan bagikan Masker gratis 

Ical yang digadang-gadang akan ikut dalam kontestasi Pilkada Anambas itu mengatakan, kondisi saat ini, di mana telah terjadi pandemi Virus Corona (Covid-19) secara global, menuntut semua elemen masyarakat bersatu, bahu membahu mencegah penyebaran virus yang mematikan itu, terutama di Kepulauan Anambas yang saat ini masih steril dari infeksi. 

"Semua pihak harus bersatu, bahu membahu, membantu pemerintah dan tim Gugus Tugas Covid-19, mencegah penyebaran virus Corona di Anambas, jadi kewaspadaan itu perlu terus digalakkan, agar Anambas, kampung man dan kampung kite semue, tetap terbebas dari virus Corona," ucap ahli minyak dan gas asal Anambas itu. 

Sebagai wujud dari kepeduliannya itu, Ical mengimbuhkan, pihaknya telah mengarahkan relawannya dari semua tingkatan, mulai dari kabupaten, kecamatan hingga tingkat desa, untuk saat ini lebih memfokuskan diri dalam pencegahan virus Corona di wilayah masing-masing. 

"Kita lupakan dulu politik, saatnya kita bersatu melawan Corona. Relawan-relawan pendukung kami untuk Pilkada pun, sudah kami arahkan untuk membantu pemerintah, tim gugus tugas dan tim medis dalam mencegah penyebaran virus Corona ini," Terangnya.

Bahkan kepedulian Ical terhadap penanganan Covid-19, tidak hanya diwujudkan dalam skala lokal Anambas, namun pebisnis yang aktif dalam organisasi Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI) itu pun terlibat secara aktif membantu penggalangan dana untuk memerangi virus Corona dalam skala nasional, melalui organisasi IATMI.

Pria yang diketahui cukup dekat dengan mahasiswa itu pun menyampaikan permintaan maafnya, kepada relawan dan masyarakat Anambas, karena saat ini belum dapat bertatap muka secara langsung, lantaran Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (Jabodetabek) tempatnya ia kini menetap, sedang dalam status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Terakhir dia juga menyampaikan salam dari dirinya kepada saudara-saudara atau masyarakat Anambas yang saat ini belum dapat bertatap muka langsung karena adanya status karantina wilayah atau PSBB. 


(Ardian)
 
Top