{[["☆","★"]]}
Bupati dan Masyarakat saat Memanen Padi -
LINGGA I KEJORANEWS.COM : H. Alias Wello Bupati Lingga mengungkapkan rasa haru dan bangganya terhadap adanya panen padi di Desa Panggak Darat, Kecamatan Lingga, pada Kamis (9/3/2020).

" Sesungguhnya panen di Lingga tidak pernah gagal dan selalu meningkat hasilnya setiap panen. Ini bagus berarti pertanian kita sudah mulai tampak, dan masyarakat sudah mulai terbiasa menjadi petani. Panen di Panggak Darat hari ini merupakan representasi cetak sawah nasional yang ditempatkan di Kabupaten Lingga." Ujar Bupati Alias Wello dalam kegiatan panen raya di desa Panggak Darat.

Bupati menilai panen tersebut sudah menunjukkan hasil yang memuaskan karena perawatannya masih menggunakan alat seadanya.

" Memang kita masih mengakui kita masih melakukan perawatan tradisional dengan alat seadanya, tapi bisa menunjukkan hasil yang luar biasa.Salah satu petak sawah yang sudah di panenkan tadi itu, hasilnya sudah 6,2 ton / hektar. dan ini sudah masuk ke rata-rata nasional, sudah luar biasa." Ungkap Bupati yang biasa disapa dengan nama Awe ini.

Turut diterangkan oleh Bupati, 3 tahun lalu desa Panggak Darat merupakan daerah yang membeli beras, namun pada 3 tahun selepas itu dan hari ini Panggak Darat adalah desa swasembada beras yang merupakan desa mandiri pangan yang mengkonsumsi beras sendiri bahkan sudah menjual beras untuk daerah lain.

Dengan panen tersebut bupati yakin Kabupaten Lingga bisa menjadi lumbung padi di Kepri.

Selain menanam padi, Bupati juga terharu bahwa lahan lainnya bisa di manfaatkan masyarakat desa Panggak Darat seperti untuk ternak lele, ikan nila serta bebek. 

"'Hal itu merupakan nilai tambah, bahwa kita tidak hanya berharap pada satu penghasilan saja melainkan ada pendapat lainnya juga.
Dengan hasil ini, kita perlu bersyukur berkat kerja keras dari pada aparat pemerintah daerah yang dimotori oleh Wakil Bupati dengan para Camat nya, kemudian kepala desa nya. " 

Sementara itu, Zulmafriza, Kepala Desa Panggak Darat  menyampaikan bahwa, Panen di desa Panggak darat bukan merupakan yang pertama kali melainkan panen yang ke 4 kalinya.

" 2 hari yang lalu, petani Panggak darat juga melakukan panen sebanyak 4,32 ton dan hari ini Alhamdulillah ada kenaikan yang sangat signifikan yakni sebanyak 6,2 ton. "'Ucapnya.

Katanya, pada tahun sebelumnya desanya telah mengalokasikan APBDes sebesar 90% dalam mengembangkan program pertanian, khususnya sawah. Anggaran tersebut digunakan untuk pemasangan pipa, pembuatan jembatan dan juga operasional pekerja.

" Untuk Tahun ini kami alokasikan dana sebesar Rp 200 juta khusus untuk pembangunan jalan dan saya juga akan membuka taman wisata plasmanya ada 30 hektar, intinya ada 5 hektar, dan akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Kami bersyukur juga karena padi di Desa Panggak Darat telah mendapatkan sertifikat halal, yang telah bekerjasama dengan Disperindag dan juga Dinas Pertanian Provinsi Kepri. " Tutup Kades ini.
Bupati Memanen Padi

Bupati Berbincang dengan Kades Panggak Darat

(Mardian)
 
Top