{[["☆","★"]]}
Roy Megantoro, Kasi Timkomkim- 
LINGGA I KEJORANEWS.COM : Menindaklanjuti informasi masyarakat tentang adanya kru kapal di tugbooat MV ASL Mercury sebanyak 20 orang dari China yang akan mengangkut hasil tambang bouksit dari PT TBJ ( Telaga Bintan Jaya ) ke RRC. Imigrasi Lingga mengaku telah melakukan pengecekan ke kapal tersebut bersama tim clearance yang terdiri dari pihak karantina ( kantor kesehatan pelabuhan ) bea dan cukai dan KPLP.

" Kapal cargo ini memasuki areal  laut pulau Pandan Lingga pada subuh tanggal 2 Februari 2020. Kru kapal ini terdapat 20 orang asing yakni 1 orang dari Vietnam dan 19 orang dari RRC. visa para pekerja lengkap dan pihak karantina menyatakan mereka semua sehat. " Ujar Roy Megantoro Kepala Seksi ( Kasi) Teknologi Informasi dan Komunikasi keimigrasian ( Tikomkim ) Kantor Imigrasi Dabo. Senin (3/2/2020).

Informasi yang diberikan masyarakat tersebut karena khawatir akan bahaya penyebaran virus Corona yang saat ini lagi mewabah di China, khususnya Kota Wuhan, Provinsi Hubei.

Sebelumnya kepada media ini Mustajar aktivis Lingga menyampaikan bahwa  virus Corona yang menyerang kota Wuhan China sangat mengkhawatirkan semua orang. Bahkan warga Indonesia dari Wuhan di karantina di Natuna.

" Kita perlu melakukan antisipasi dini terhadap kedatangan para kru kapal MV.ASL Mercury yang notabenenya berwarga negara RRC meskipun berdasarkan data mereka datangnya dari vietnam. Kewaspadaan dini itu perlu. " ungkap mustajar.

Dari informasi keberadaan kapal MV ASL mercury ini lebih kurang 8 hari dan seluruh kru kapalnya tidak naik ke daratan pulau Singkep, namun dikhawatirkan tetap ada interaksi dengan warga setempat.

Mardian
 
Top