{[["☆","★"]]}
Kec. Pulau 3 Barat-
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Kabupaten Natuna saat ini memiliki 15 Kecamatan dan dari jumlah tersebut saat ini hanya Kecamatan Pulau 3 Barat yang belum bisa menikmati fasilitas listrik 24 jam.

Kepala Unit Layanan pelanggan (ULP) PLN Ranai, Dwi Ristiono  di ranai menjelaskan, kendala yang dihadapi untuk memaksimalkan operasional listrik 24 jam di wilayah tersebut masih terkendala pada beban puncak, di mana  jumlah pelanggan belum sebanding dengan beban puncak yang dimiliki oleh Mesin pembangkit Listrik di wilayah tersebut.

Saat ini tercatat ada sekitar 650 pelanggan PLN di wilayah itu dan kebanyakan adalah rumah tangga yang  dengan beban puncak 170 Kilo watt,  sementara kapasitas mesin pembangkit 500 kilo watt, kondisi ini kata Dwi sangat beresiko pada kerusakan mesin bila dipaksakan untuk tetap beroperasi 24 jam sehari.

“Mesin kita disana itu besar – besar kapasitasnya, kalau dipaksakan beroperasi 24 jam, dia akan turun nanti beban puncaknya mau nanti tinggal 120 atau 100 kilo watt“ jelas Dwi, Senin (9/12/2019).

Kondisi beban puncak   50 % dari daya mesin akan    berimbas pada kerusakan generator mesin, seperti yang terjadi pada pembangkit mesin tenaga diesel milik PLN di kecamatan Subi.Kondisi PLN di kecamaatn Subi menurut Dwi, tidak jauh berbeda dengan kondisi di kecamatan Pulau 3 Barat.

Permasalaahn ini sudah pernah disampaikan oleh ULP Ranai kepada PLN Tanjung Pinang dan Wilayah Riau dan Riau Kepulauan bahkan hingga kepada PLN Pusat.

Dalam hal ini PLN Ranai telah mengajukan pengadaan mesin PLTD baru dengan kapasitas lebih kecil bagi wilayah kecamatan di Natuna yang jumlah pelanggannya lebih sedikit, namun belum direalisasikan.

Sementara itu menjawab keinginan warga kecamatan Pulau 3 Barat agar listrik di wilayah mereka dapat beroperasi 24 jam sehari, Pemerintah kabupaten Natuna melalui kepala Bagian Migas Setda Natuna, Senin pagi (9/12/2019)  bertolak menuju Pekanbaru guna bertemu dengan pimpinan PLN Wilayah Riau dan Riau kepulauan guna menyampaikan keinginan warga Pulau 3 Barat.

Kepala bagian Migas Setda Natuna, Faisal Firman, saat dihubungi melalui sambungan telepon menjelaskan, kepergian pihaknya kesana didampingi oleh Camat Pulau 3 Barat Idris, Sekcam dan Anggota Legislatif Natuna.

“Kami sudah menyurati ke kementrian ESDM, dan diminta untuk ke general menejer PLN wilayah Riau dan Kepri di Pekanbaru, kami sudah bawa surat dari Bupati Natuna, semoga dapat terealisasi,” jelas Faisal Firman, Senin (9/12/2019).

Selama ini listrik di wilayah Kecamatan pulau 3 Barat, hanya beroperasi selama 12 jam sehari, selebihnya, yakni pada saat malam hari, warga setempat menggunakan penerangan lampu minyak atau diesel pribadi bagi yang mampu.

(Rom)
 
Top