{[["☆","★"]]}
Busana Melayu oleh Karyawan Harris Batam Center
BATAM I KEJORANEWS.COM : Group Harris Hotels di Batam ikut memperkenalkan budaya melayu kepada wisatawan dengan berpakaian melayu di setiap hari Kamis, Hal ini sejalan dengan ajakan Walikota Batam melalui surat edaran. Jum'at, (06/12/2019)

Surat edaran Walikota Batam ini disampaikan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadis Budpar) Kota Batam kepada Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batam.

Kadis Budpar Batam, Ardiwinata mengatakan surat edaran tersebut sebagai tindak lanjut pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 tahun 2018 tentang Pemajuan kebudayaan melayu.

Penggunaan pakaian adat melayu sendiri memilih makna di baliknya. Seperti contoh dalam hal penggunaan kain samping bagi laki-laki. Kain samping merupakan kain yang dililitkan pada bagian luar baju melayu pria.

"Penggunaan kain samping ini juga ada aturan tersendiri. Untuk yang belum menikah, di atas lutut. Kalau sudah menikah, panjang sampai bawah lutut," terangya.

Marketing & Branding Manager Harris Hotel Batam Center dan Harris Resort Waterfront Batam, Dila mengatakan selain menggunakan pakaian melayu untuk karyawan resepsionis di hotel, terdapat menu makanan khas melayu.

Menu makanan melayu ini tersedia di Harris Café mulai dari, mie lendir, mie laksa dan ikan asam pedas. Yang memberikan pengalaman berbudaya selama berlibur di Kota Batam.

“Harris Hotels menitik beratkan pengalaman tamu selama menginap di hotel, baik dari pelayanan yang diberikan, produk terbaik, kenyamanan, kebersihan dan terpenting pengalaman berlibur di Kepulauan Riau yang berbudaya Melayu," tutupnya, (5/12) di Harris Hotel Batam Center, Batam Centre - Batam.



Andi Pratama
 
Top