{[["☆","★"]]}
Upacara Hari Pahlawan ke 74
BATAM I KEJORANEWS.COM : Peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya sebagai salah satu momen paling bersejarah dalam merebut kemerdekaan Indonesia, dan pada hari ini diperingati sebagai Hari Pahlawan. Minggu, (10/11/2019)
 
Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) menggelar Upacara Hari Pahlawan ke-74 dengan mengangkat tema ″Aku Pahlawan masa kini", di Lapangan Mapolda Kepri, Nongsa - Batam.
 
Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke 74 Tahun 2019 diawali dengan mengheningkan cipta secara serentak selama 60 detik sebagai bentuk penghormatan kepada para Pahlawan. Dan dihadiri oleh Irwasda Polda Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri dan Personel Polda Kepri.
 
Sebagai Inspektur upacara, Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi Revianto S.IK menyampaikan semangat yang ditunjukkan para Pahlawan dan pejuang terdahulu hendaknya perlu terus ditumbuhkembangkan didalam hati sanubari segenap insan warga Negara Indonesia.

"Dalam peringatan Hari Pahlawan ini kita akan lebih menghargai jasa dan pengorbanan para Pahlawan sebagaimana ungkap salah seorang the Founding Father kita Bung Karno yang menyatakan bahwa ″Hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawan dapat menjadi bangsa yang besar," terangnya.

Lanjut, Kapolda Kepri mengatakan ″Aku Pahlawan Masa Kini″ berarti menjadi pahlawan masa kini dapat juga dilakukan oleh siapapun warga Negara Indonesia dalam bentuk aksi-aksi nyata seperti memperkuat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita Hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain dan sebagainya jelas Kapolda Kepri.

"Hari Pahlawan kiranya bukan hanya bersifat seremonial semata, tetapi dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang dapat menyuburkan rasa Nasionalisme dan meningkatkan rasa kepedulian untuk menolong sesama bagi yang membutuhkan, dan Jadilah Pahlawan Masa Kini dengan mengukir prestasi serta bermanfaat bagi orang lain," tutup Jenderal Polisi Bintang Dua.




Andi Pratama
 
Top