{[["☆","★"]]}
dr. Brain, dr. Zaini dan dr. Dino
BATAM I KEJORANEWS.COM : Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Kepulauan Riau (FK UISU Kepri) bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kepri, mengadakan seminar terkait tips dan trik mengatasi sindrome metabolik untuk mencegah penuaan, di Tiban Centre, Sekupang - Batam. Minggu, (17/11/2019)

Selain itu pada kegiatan tersebut, dilangsungkan juga pelantikan pengurus Alumni FK UISU periode 2019-2022, dan dihadiri oleh,  Dekan FK UISU, Ketua  IDI Kepri, Ketua PDUI Kepri, Ketua IDI Batam, Alumni FK UISU, dan dokter praktek di Batam.

Selaku Ketua Panitia, dr Irwan Tan Sani menyampaikan tujuan seminar adalah selain mempererat silaturahmi, menambah wawasan lebih dalam lagi bagi para dokter. Dan kegiatan tahun ini alumni UISU bekerjasama dengan IDI Wilayah Kepri.

"Peserta seminar terdiri dari dokter umum, anak, spesialis, penyakit dalam yang praktek di Batam. Semoga seminar ini bermanfaat bagi semua dan meningkatkan kesehatan di masyarakat, serta dapat mencegah sindrome metabolik yang banyak terjadi masyarakat," terangya.
 
Peserta Seminar
Kedepan, Ia menambahkan akan mengadakan kegiatan yang lebih besar dan bermanfaat, selain itu juga alumni aktif melakukan pembinaan di perkampungan/hinterland dalam memberikan pelayanan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya di wilayah Batam. "Dokter yang baik mengobati orang sakit bukan mengobati penyakit, serta meningkatkan kualitas hidup pasien," terang ketua Panita Seminar.

Berikut nama-nama pemateri pada seminar :
dr. Dino Rinaldo CCh, LM-NLP,CI (Hipnoterpis)
dr. Brain Gantoro SpGK (Ahli Gizi dan Pola makan)
dr. Zaini K. Saragih (Ahli Kesehatan, Olahraga)

Ditempat yang sama Dekan FK UISU, dr. Indra Janis MKT menyampaikan melalui seminar dapat menambah wawasan setiap alumni, update ilmu dari berbagai bidang ilmu kedokteran. Kepada pengurus Alumni FK UISU Periode 2019-2022 yang baru dilantik, untuk dapat solid di Kepri ini dan menjaga nama baik UISU kedepan.

Fakultas Kedokteran berlandaskan Islam, dan saat ini terdapat  kurang lebih 5.369 di seluruh Indonesia. Untuk itu, segala tindak lanjut harus berdasarkan akhlak, etika menurut agama. "Kita senang sekali, bisa untuk hadir disini. Melalui alumni, kita dapat mempromosikan bagi calon mahasiswa di FK UISU yang mana sekarang memperoleh Akreditasi B." Pungkasnya.



Andi Pratama
 
Top