{[["☆","★"]]}
Faisal Firman, Kabag Migas Setda Natuna -
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Upaya memenuhi kebutuhan Bahan Bakar minyak (BBM) satu harga bagi masyarakat Natuna terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Natuna. Untuk tahun 2019 ini  kembali Pemkab mengajukan usulan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) satu harga bagi Kecamatan Midai.

Kepala Bagian Migas Setda Natuna, Faisal Firman  di Ranai mengungkapkan, bahwa usulan tersebut sudah diajukan kepada Kementrian ESDM dan pertamina, tinggal menunggu realisasi  di lapangan.

Dari 15 Kecamatan yanga da di Natuna saat ini baru 4 Kecamatan yang terlayani SPBU BBM 1 harga.

“Program BBM satu harga untuk tahun 2019 Pemkab Natuna mengusulkan Pulau Midai untuk dibangun SPBU satu harga,” jelas Faisal, di Ranai , Rabu (2/10/2019).

Selain di pulau Midai, usulan pembangunan SPBU juga diajukan untuk kecamatan Subi. Namun Faisal menambahkan, SPBU yang diajukan bagi Kecamatan Subi tersebut bukanlah BBM 1 harga, namun SPBU Kompak.  Sistem SPBU Kompak ini menurut Kabag Migas, penentuan harga selain berdasarkan penentuan harga dari Pertamina juga akan ditambah dengan penentuan harga  oleh Pemerintah Daerah, sehingga harga jual eceran bisa berbeda dengan  BBM satu  harga.

“ Mitra yang akan membangun SPBU Kompak ini sudah ada, tapi kita tinggal menunggu persetujuan dari Pusat, nnti masalah harga eceran tertinggi akan ditentukan oleh Pemerintah daerah,” tambah Faisal.

Sementara itu menyikapi semakin banyaknya kendaraan roda 4 terbaru yang masuk ke Natuna dan menggunakan bahan bakar minyak non premium, saat ini di natuna juga telah disediakan  SPBU untuk BBM  pertalite.

 Sementara ini khusus Pertalite baru tersedia di SPBU Natuna Perkasa yang berada didepan kantor Kemnag Natuna. 
Kedepan kata Faisal,menjawab kebutuhan zaman, Pertamina juga akan menyediakan BBM jenis Pertamax, dexalite, dan Pertalite diseluruh SPB yang ada didaerah ini.(red)

 
Top