{[["☆","★"]]}
Pasar Induk Saat di Lakukan Penertiban oleh Tim Terpadu
BATAM I KEJORANEWS.COM : Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad mengatakan Pemerintah melakukan penertiban di pasar induk,  tidak lain agar bagaimana daerah kumuh di sekitar lokasi pasar tersebut bisa diminimalisir. Sehingga cita-cita menjadikan Batam kompetitif dan maju di bidang pariwisata bisa terwujud.

“Paling tidak sudah dua tahun terakhir, khususnya satu tahun terakhir kita telah beberapa kali menginformasikan penertiban ini. Tapi, kemudian kita tunda dengan pertimbangan jangan ada eskalasi di masyarakat dan supaya suasana politik waktu itu baik,” katanya. Rabu, (30/10/2019)

Hal tersebut disampaikannya, saat memimpin apel personel sebelum penertiban para pedagang di pasar induk, Jodoh, Lubuk Baja - Batam.  Dan ia berharap masyarakat khususnya pedagang di sekitar Pasar Induk  juga memahami maksud dari penertiban tersebut.

Berikutnya, Wawako menyampaikan agar rekan-rekan petugas melakukan tindakan sesuai protap dan standar prosedur yang ada, tetap mengutamakan pendekatan persuasif dan preventif agar tidak berdampak terhadap masyarakat.

“Bagi yang masih memiliki barang, saya minta tim terpadu bantu masyarakat mengeluarkan barangnya. Intinya saya ingin penertiban berjalan baik, lancar dan soft,” pungkasnya.

Selanjutnya, penertiban dilakukan dengan menerjunkan 950 personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP, dan Direktorat Pengamanan BP Batam. Selain kios, bangunan semi permanen lain di sekitar lokasi Pasar Induk juga dirobohkan. Pembersihan ini dilakukan sebagai tahap awal rencana pemugaran pasar.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kementerian Perdagangan akan menggelontorkan dana untuk revitalisasi Pasar Induk Batam, bangunan pasar yang sudah bertahun-tahun tak difungsikan ini akan dirobohkan untuk dibangun ulang.


Andi Pratama
 
Top