{[["☆","★"]]}
Photo Bersama Panitia dan Peserta -
LINGGA I KEJORANEWS.COM : Sebanyak 650 orang tenaga kerja kontruksi Lingga mengikuti uji kompetensi selama 2 hari mulai dari tanggal 25 -sampai 26 September 2019 di Gedung Nasional Dabosingkep. Kamis (26/9/2019).

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman ( PUPRPKP ) Lingga bekerjasama dengan Balai Jasa Kontruksi Wilayah I Banda Aceh dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau ( Pemprov Kepri) dilaksanakan seiring memenuhi kebutuhan akan tenaga ahli di bidang konstruksi.

Wan Afrizal Kepala Bidang ( Kabid ) Jasa Konstruksi ( Jakon ) Pemprov Kepri pada kata sambutannya menyampaikan bahwa sertifikasi jasa kontruksi bagi para pekerja sangat penting.
Wan Afrizal Sampaikan Kata Sambutan

"Uji kompetensi untuk menyertifikasi tenaga kontruksi ini guna memenuhi standarisasi kebutuhan tenaga kontruksi sehingga sangat penting. Hal ini juga guna mempermudah bagi para kontraktor untuk mencari para mandor kerjanya, " kata Wan Afrizal.

Lanjutnya, mandor atau tukang wajib  memiliki ijazah minimal Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP/ SMP) dan semestinya mengikuti ujian persamaan guna kebutuhan mengikuti sertifikasi.

" Para pekerja juga wajib memakai pengaman saat bekerja, sesuai dengan Kepmen PU No. 11. Dan penggunaan pengaman untuk pekerja sudah dituangkan dalam Desain Engineering Detail ( DED) yang ada di APBD maupun APBN. Kewajiban melengkapi diri dengan pengamanan atau savety itu, seperti helm, rompi dan sepatu saat kegiatan kontruksi. " Urainya.

Sementara Okta Kepala Seksi ( Kasi ) Jakon Bidang Bina Marga dan JasaKontruksi Dinas PUPRPKP Lingga menyampaikan bahwa, para tenaga kontruksi di bidangnya masing-masing penting untuk memiliki kompetensi.

"Ini merupakan tahun kedua pelaksanaan uji kompetensi kontruksi. Sertifikasi ini penting untuk semua bidang, baik untuk tukang besi maupun tukang kayu. Dengan adanya uji kompetensi ini tentunya kita berharap ke depannya kita memiliki para tenaga kerja yang berkualitas di bidangnya. Dan kita berharap yang mengikuti uji kompetensi pada hari ini bisa lulus semuanya, " harap Okta.

Dengan lulus semua, katanya akan memudahkan para pekerja konstruksi mencari kerja sesuai dengan bidangnya.

Sementara itu, Rita Zahara koordinator 4 wilayah provinsi dari Balai Jasa kontruksi wilayah I Banda Aceh mwnyampaikan bahwa, pihaknya membawahi 4 provinsi, yakni provinsi Banda Aceh, Sumatra Barat, Riau dan Kepri. 

" Kegiatan ini disebut dengan kegiatan percepatan sertifikasi kontruksi. Dan ini merupakan kewajiban bagi semua tenaga kontruksi untuk mengikuti kompetensi ini. Ini kali kedua nya provinsi kepri bekerjasama dengan kabupaten Lingga melaksanakan uji kompetensi kontruksi bersama kami. " Ujarnya.

Tambahnya lagi, pihaknya akan mengadakan beberapa program kegiatan di tahun 2019 dan 2020.

" Di akhir Oktober ini, kami akan mengadakan program Bimtek dan pada tahun 2020 nanti akan ada 9 program lagi, yakni  Bimtek SMKK, Accesor pengawas lapangan jalan gedung dan uji sertifikasi operator alat berat, " terang Rika.

Mardian
 
Top