{[["☆","★"]]}
Ketua DPD REI Khusus Batam, Ir.Achyar Arfan, MM,MBA
BATAM I KEJORANEWS.COM : Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Realestate Indonesia (REI) Khusus Batam, Ir.Achyar Arfan, MM,MBA menyampaikan salah satu potensi yang paling besar di Batam ini adalah kepemilikan rumah bagi orang asing atau kelasnya penghasilan kelas menengah atas, minimal property diharga Rp 350 Juta ke atas, yang mana telah ditetapkan oleh Pemerintah. Minggu, (15/09/2019)
 
Beberapa pengembang di REI ini tertarik akan hal itu, bersama pengembang akan mempromosikannya ke Industri-industri kepada para pekerja karena mereka terbentur jam kerja untuk berkunjung atau melihat pameran, dan kalangan TNI-Polri, Guru karena tingkat kredibilatas mereka cukup baik.

"Selain itu, kita juga akan roadshow keluar negeri (Singapura dan Malaysia), jadi jangan hanya orang luar aja jualan kesini, karena produk - produk kita juga bagus, terutama Batam ini kan legalitasnya sangat simple dan transparan, serta tanah disini semuanya milik pemerintah, mungkin ada proyek high rise atau rumah mewah," jelasnya pada acara penutupan REI Expo 2019 di Mega Mall, Batam Center - Batam.

Ia melanjutkan, REI Expo 2019, merupakan yang ke lima (5), dan mungkin ini yang terakhir dalam kepengurusannya, menurutnya selama ini REI Expo menjadi salah satu baromter dan catatan penilaian kemajuan pembangunan ekonomi yang ada di Batam. Dimana secara ekonomi, transaksi dari pertahunannya itu kira-kira mencapai 9-10% dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), karena jika perekonomian lambat, penjualan juga akan ikut melambat.

Namun begitu rumah merupakan kebutuhan vital bagi semua orang, sehingga pemerintah mengadakan program nasional yang mana perumahan merupakan program prioritas dengan mengadakan program rumah sejuta umat. Tapi, tidak hanya menyediakan perumahan, juga dari segi perizinan, pembiayaan, serta dikhususkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

"Ditahun 2018 kita berhasil membangun rumah baru sekitar 1200 ribu dari rumah MBR, memang sekarang ini kita mengalami masa - masa sulit dengan habisnya quota rumah MBR, untuk di Batam kira - kira 10% supply rumah MBR dengan membangun sekitar 10-11 ribu unit per-tahun, Kita optimis property di Batam makin hari makin naik, asal memperbaiki diri kita sehingga bisa menghasilkan produk yang cocok dan baik bagi konsumen kita. Dan capaian REI Expo 2019, Kurang lebih Rp 63 Miliar atau kira - kira penjualan sekitar 200 unit termasuk beberapa rumah high rise di pamaren ini yang mana berlangsung selama 12 hari (4-15/9)," pungkasnya.
 
Foto Bersama Pengurus, Mitra REI Khusus Batam dan Pemenang Lomba Nyanyian Lagu Nasional
Ditempat yang sama, Ketua Panitia REI Expo, Susi menyampaikan Rei Expo Sebagai ajang membangun Indonesia khususnya kota Batam, dengan mengadakan rumah murah hingga mewah, apartemen murah hingga kondominum megah, dan didukung dengan 18 pengembang dengan dua (2) Bank Pemerintah (BTN Konvensiol dan BTN Syariah).

"Tanpa terasa 12 hari berlalu, dengan capaian penjualan hampir mencapai target, yaitu sebesar Rp 63 Miliar. Selain itu di penutupan ini juga kita mengadakan perlomabaaan dengan jumlah peserta 17 anak - anak  yang membawakan lagu - lagu nasional," terangnya.

Berikut pemenang perlombaan menyanyikan lagu nasional:
Juara I - Chelsea, Juara II - Arul, Juara III - Via Delvia  dan Juara Favorit - Cantika.
Pengembang Property yang Menang pada Beberapa Kategori di REI Expo 2019
Selanjutnya peserta/pengembang yang Menjadi Pemenang di Beberapa Kategori pada REI Expo 2019:
Penjualan terbanyak dari - Pengembang Cipta Group, Penjualan terbaik - PT Dimas Pratama Indah (Agung Podomoro Land), Stand terbaik - Agung Podomoro Land, Stand terfavorit - PT Pollux.
 
Masih ditempat yang sama, selanjutnya penyampaian dari mitra kerjama sama DPD REI Kusus Batam, Branch Manager Bank BTN Syariah, Ata Nasrullah mengatakan bahwa pihaknya  selalu mensuport, mendukung REI, mulai dari kontruksi hingga pembiayaan. Selain itu banyak melayani KPR dari mitra pengembang, dalam mewujudkan perumahan bagi masyarakat.

"Selama berlangsung REI Expo ini, kita juga meluncurkan KPR Hits dengan jangka waktu tenor 30 tahun bagi kaum melinial untuk dapat memilik rumah dengan jangka waktu panjang dan murah. Harapan kami pihak pengembang setelah REI Expo ini, kedepannya dapat tejalin kerja sama, baik itu dalam hal KPR dan lainnya." Tutupnya yang baru bertugas di Kota Batam.


Andi Pratama
 
Top