{[["☆","★"]]}
Peserta Penyuluhan dan Panitia -
MESUJI I KEJORANEWS.COM : Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung bersama Dinkes Mesuji Hari ini melaksanakan Penyuluhan Program Kebersihan Individu terkait tempat pembuangan air besar an kecil atau program ODF ( Open Defecation Free) di balai desa simpang Pematang, kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Senin (9/9/2019).

Terkait kegiatan itu, Camat Simpang Pematang, M.Maisirudin.S.Sos mengatakan bahwa sebelum melaksanakan penyuluhan, Dinkes Prov Lampung bersama tim telah melakukan monitoring ke 6 desa di kecamatan Simpang Pematang guna meninjau langsung kediaman warga yang tidak memiliki jamban atau masih menggunakan jamban tidak layak pakai.

"Ya, sesuai judulnya, ODF adalah kondisi di mana setiap individu dalam komunitas tidak membuang air besar sembarangan jika mengacu kepada Program ODF lebih kepada kesehatan individu itu sendiri, bayangkan saja jika menggunakan ( wc) cempung tidak layak pakai atau BAB di sembarang tempat ini akan menimbulkan sumber berbagai  penyakit yang berasal dari mikroba, telur cacing, nutrien dan materi organik yang menyebabkan  malaria dan lainnya, naka degan itu hadirnya ODF dapat merubah pola kebersihan masyarakat  untuk selalu hidup bersih dan sehat," tambah camat menjelaskan mengenai ODF.

Lebih dalam ia menuturkan, program ODF ada Program Bantuan stimulan untuk ( Seluruh wilayah di Indonesia)  yang anggarannya bersumber dari Dana Desa (DD) dan Provinsi. Nah Mesuji Khususnya kecamatan Simpang pematang ada 6 desa Telah Mengikuti ODF yakni Desa simpang Pematang, Simpang Mesuji, Bagun Mulyo, Rejo Binagun, Wira bagun dan desa Margo Makmur. Dari 6 desa itu hanya 50 Keluarga Per setiap Desa yang akan menerima Program ODF itupun harus Melalui Verifikasi Tim Dinkes Provinsi Lampung dengan  berbagai kategori.

Nah, apabila warga yang memiliki WC cemplung Ia  harus memenuhi syarat di antaranya harus ada atap dan Water Closey (WC) cemplung itu harus dipagar dan memiliki tutup pada area lobang tinja., kalau sudah memenuhi syarat itu maka WC cemplung tersebut telah memenuhi standar penggunaan dan Bisa saja tidak masuk ke dalam Program ODF.

"Mudah -mudahan ke depan desa desa di Kecamatan simpang Pematang menjadi salah satu daerah yang menjadi prioritas penerima ODF. " Harapnya. 

(Wahyu/Yusri)
 
Top