{[["☆","★"]]}
Pasar Induk Batam
BATAM I KEJORANEWS.COM : Tim terpadu Pemerintah Kota Batam (Pemko) di bulan September tahun ini, akan melayangkan surat kepada pedagang yang masih menduduki bangunan pasar induk, Jodoh - Batam. Sabtu, (24/08/2019) 

Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Gustian Riau mengatakan tanggal 12 September nanti, Disperindag Batam melayangkan surat pemberitahuan kepada seluruh pedagang untuk pindah ke tempat yang telah disediakan.

"Mereka akan diberi kesempatan untuk mengeluarkan sendiri barang-barangnya dari lokasi gedung yang akan dirombak habis tersebut. Karena tim pemerintah pusat akan turun ke lapangan untuk meninjau,” katanya.

Ia melanjutkan, pada tahun 2020 mendatang proses pembangunan sudah berjalan, dana alokasi sudah masuk semua. DED (detailed engineering design) sudah berjalan tahun ini dengan konsep bangunan lima lantai.

"Lantai teratas ada masjid dan pujasera. Kenapa masjid? Supaya tetap terjaga bersih. Untuk view-nya (pemandangan) menghadap Singapura. Selain itu ada sedikit perubahan desain dari rencana awal, perubahan dibuat pada lebar jalan antar lapak/tempat berjualan, jarak antara lapak diperbesar sehingga pengunjung lebih leluasa bergerak," jelasnya.

Apabila pedagang tidak memindahkan barangnya keluar pasar induk, Ia mengatakan maka tim terpadu akan turun untuk bongkar paksa. Pembongkaran ini dijadwalkan pada 26 September atau dua pekan setelah surat pemberitahuan dilayangkan.

“Kalau tak dibongkar, orang (Kementerian) tak mau bangun, Revitalisasi pasar induk ini rencananya dilaksanakan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan. Jika tidak ada halangan," tutupnya.






Andi Pratama
 
Top