{[["☆","★"]]}
Patroli Polairud saat Kawal Oceana -
LINGGA I KEJORANEWS.COM : Kapal Cepat feri Oecana pengakut 46 jemaah haji asal Lingga dari pelabuhan Punggur, Batam dikabarkan menabrak kayu hanyut di perairan laut Tanjung Kelit Senayang, Lingga. Akibatnya 2 bagian baling-baling dari 3 mesin kapal mengalami kerusakan. Senin (19/8/2019).

AKP Norman Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Kasatpolairud) Polres Lingga melalui telepon seluler kepada media ini menjelaskan, bahwa kejadian itu setelah lebih kurang 1 jam 30 menit bertolak dari pelabuhan telaga punggur Batam menuju pelabuhan sungai Tenam Lingga.
Polairud saat Membantu para Jemaah Haji


" Saat di perairan laut tanjung kelit senayang, kapal oceanna 9 yang di carter Pemkab Lingga untuk mengantar para jemaah haji pulang ke Lingga mengalami benturan benda keras yang kita duga kayu hanyut. Dari benturan ini menyebabkan dua unit  kipas dari 3 mesinnya patah, hingga kapal aceanna 9 berlayar hanya menggunakan satu unit mesin dan satu kipas saja. " Ujar AKP Norman

Lanjutnya, mendapat berita adanya kerusakkan kapal tersebut, pihaknya menerjunkan 2 unit kapal patroli Polairud C2 Polres Lingga untuk mengawalnya sampai ke pelabuhan Jagoh Dabosingkep.

" Tidak ada satupun penumpang kapal yang mengalami cidera. cedera. Baik cedera ringan maupun berat. Namun ada sedikit kekwatiran para penumpang saat terjadi benturan tersebut. Namun dapat ditenangkan oleh awak kapal, " terangnya.

Urainya lagi, seharusnya rombongan jemaah haji asal Kabupaten Lingga khususnya Dabo Singkep seharusnya sampai di masjid AL Zulfa pukul 11.30 Wib namun akibat kejadian tersebut rombongan baru sampai pukul 16.00 Wib.

" Alhamdulilah tidak ada kendala berarti di perjalanan dan semua baik-baik saja, saat ini para jemaah sudah sampai di Kabupaten Lingga dengan selamat,” tegas AKP Norman.

Mardian
 
Top