{[["☆","★"]]}
Sapi dan Kambing. Pic ilustrasi by google
BATAM I KEJORANEWS.COM : Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Kadis DKPP) Batam, Mardanis mengatakan belasan ribu ekor hewan kurban telah dicek kesehatannya. Jum'at, (02/08/2019)

"Tim sudah turun ke lokasi penjualan hewan kurban sejak pekan lalu. Ada 26 titik penjualan selain di Temiang. Semuanya kita periksa." Terangnya, di Kantor DKPP, Sekupang - Batam.

Ia melanjutkan, selain pemeriksaan kesehatan hewan dalam kondisi hidup, DKPP juga akan turun saat penyembelihan nanti. Rencananya tim akan turun bekerja sama dengan Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Provinsi Kepulauan Riau dan Balai Karantina Pertanian Batam.

"Total delapan petugas akan turun saat Hari Raya Idul Adha nanti. Kita random saja pengecekannya Kita ambil sampel di beberapa tempat penyembelihan hewan kurban. Di Batam terdapat kurang lebih 13.138 ekor hewan kurban yang sudah dicek kondisinya," ungkapnya.

Lanjut, Kadis DKPP Batam mengatakan di lokasi penjualan daerah Temiang, terdapat 1.659 ekor Sapi dan 7.666 ekor Kambing. Sedangkan di luar itu, atau yang dijual di pinggir jalan dan fasilitas umum lainnya, terdapat 1.074 ekor Sapi dan 2.729 ekor Kambing.

Hewan ternak yang masuk ke Batam umumnya, dari Lampung, Jawa, dan Bali. Untuk Sapi banyak dari Bali, kambing dari Lampung. Dan berdasarkan hasil pemeriksaan, kondisi hewan ternak untuk kurban umumnya baik.

"Hanya beberapa ekor yang tidak sehat akibat perjalanan jauh. Namun jenis penyakit yang diderita bersifat ringan dan biasanya akan sembuh dalam 3-4 hari. Ada juga yang patah kaki. Kami larang untuk diperjual belikan. Dan dari informasi, kemarin sudah mereka potong jadinya," pungkasnya.




Andi Pratama
 
Top