{[["☆","★"]]}
KP. Yudistira 8003
BATAM I KEJORANEWS.COM : Kapolda Kepri, Irjen Pol. Andap Budhi Revianto S.I.K menyambut kedatangan Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri, pada pelayaran perdana KP. Yudistira 8003 di perairan Provinsi Kepulauan Riau (Prov Kepri). Minggu, (16/06/2019)

Dalam sambutannya, Kapolda Kepri menyampaikan kondisi geografis Provinsi Kepulauan Riau, memiliki 2.048 Pulau besar maupun kecil, 30% diantaranya masih belum bernama.

Provinsi Kepulauan Riau terdiri dari tujuh Kabupaten dan kota, yang merupakan Provinsi pemekaran dari Provinsi Riau, sesuai denga undang-undang Nomor 25 tahun 2002.

Di dalam membangun satu kekuatan yang optimal untuk melayani masyarakat lebih baik, Polda Kepri mendapat perbantuan Kapal BKO dari Mabes Polri ada dua kapal, KP Yudistira 8003 dan KP Baladewa 8002.

"Harapannya semoga masyarakat Kepulauan Riau merasakan Kehadiran kita di tengah - tengah mereka, dan kita terus akan memberikan pengabdian terbaik untuk masyarakat, bangsa, dan negara," ungkap Irjen Pol. Andap Budhi Revianto S.I.K, (15/6) di Dermaga Batu Ampar, Batam - Kepri.

Kapolda Kepri dan Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri
Ditempat yang sama Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri, Brigjen Pol. Drs. Lotharia Latif, S.I.K menuturkan dijabarkan di dalam visi misi Presiden Republik Indonesia bagi seluruh Instansi kemaritiman, ingin menjadikan Indonesia sebagai Poros maritim dunia.

"kita sudah terlalu lama memunggungi lautan maka ke depan kita harus menjadikan lautan ini bagian dari kehidupan bagi bangsa Indonesia," terangnya.

Lanjut, Brigjen Pol. Drs. Lotharia Latif, S.I.K mengatakan kapal ini merupakan Markas Komando, yang melaksanakan tugas Kepolisian memberikan perlindungan, pengayoman dan patroli Kamtibmas serta penegakkan hukum di Perairan Indonesia

"KP. Yudistira 8003 adalah salah satu kapal yang diresmikan Kapolri pada HUT Pol Airud 1 Desember 2018, memiliki ukuran 73 Meter dan lebar 11,35 Meter, bertolak dari Jakarta menempuh perjalanan selama 47 Jam menuju Batam, dengan membawa 30 awak kapal dan diantaranya 12 Polwan," tutup Jenderal Polisi Bintang Satu.



Andi Pratama
 
Top