{[["☆","★"]]}
Kepala DKPD Natuna, Ir. Basri -
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah kabupaten Natuna hingga saat ini belum memiliki tempat penyimpanan arsip yang sesuai standar. Sejauh ini arsip daerah masih tersimpan di masing – masing Organisasi perangkat Daerah (OPD) dikarenakan belum adanya depo arsip yang memenuhi standar kearsipan. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsip Daerah Natuna Basri. Rabu (12/6/2019).


Diakui Basri, memang seharusnya tanggung jawab untuk menyimpan arsip daerah dan dokumen penting lainnya adalah tanggung jawab DPKD, namun karena kondisi yang tidak memungkinkan hingga saat ini tugas tersebut belum dapat dilaksanakan.

“Sebuah Depo arsip itu harus memiliki standar diantaranya bebas banjir, tahan rayap, tidak lembab , nah itu belum kita miliki. Makanya untuk melakukan penyimpanan arsip atau dokumen penting lainnya kita belum bisa laksanakan,” kata Basri di Ranai, 

Selain belum memiliki Depo Arsip, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Natuna juga masih kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang kearsipan, atau arsiparis, sehingga hal ini juga menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan tugas bidang kearsipan di Dinas tersebut.

“Kita masih belum memiliki SDM  khusus bidang kersipan, padahal ini sangat penting,” tambah Basri.

Saat ini guna memaksimalkan tugas pengumpulan data dan dokumen kearsipan, ujarnya lagi, DPKD Natuna telah mengagendakan Bimbingan Teknis (Bimtek) khusus bagi pegawai dlingkungan dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Natuna setiap tahunnya, dengan mendatangkan pelatih dan narasumber dari Lembaga Arsip Nasional Republik Indonesia.(adw)
 
Top