{[["☆","★"]]}
Jalan Penghubung 
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Warga  Desa Jermalik,Kecamatan  Serasan, mendesak Pemerintah Kabupaten Natuna segera memperbaiki jalan poros desa Jermalik penghubung kota kecamatan Serasan. Sebab, jalan poros desa sepanjang 10 kilometer tersebut sudah lama dibiarkan dalam kondisi memprihatinkan. Selasa (22/05/2019).

Salah seorang Kepala Dusun I Desa Jermalik Kecamatan Serasan, Muhd. Izum mengatakan, kondisi jalan poros Desa Jermalik menuju kota Kecamatan Serasan saat ini dalam keadaan sangat rusak, padahal jalan tersebut merupakan sarana yang sangat dibutuhkan masyarakat.

” Jalan sepanjang sekitar 10 km kami ini tidak hanya menyulitkan melainkan juga membahayakan keselamatan pengguna terlebih saat musim seperti sekarang ini,” kata izum, kepada Kejoranews.com melalui telefon selulernya.


Menurutnya, jalan tersebut sudah sejak lama dibiarkan dalam kondisi rusak. Padahal keberadaannya sangat menunjang roda perekonomian masyarakat setempat 

”Karena itu, kami berharap Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Natuna segera memperhatikan keluhan warga melalui perbaikan jalan tersebut agar aktifitas masyarakat tidak terganggu,” ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan oleh Nurullah warga Desa Jermalik.

Nurullah menyampaikan  bahwa jalan tersebut adalah jalan utama penghubung antara desa menuju kecamatan. Dan warga dikatakannya menginginkan jalan diperbaiki menjadi   jalan beton bertulang.

" Kondisi jalan ini akan lebih larah lagi jika malam, apa lagi musim hujan, karena sebagian besar jalan yang rusak  terendam air. Sehingga jika ada masyarakat yang sakit sangat tidak memungkinkan untuk dibawa menggunakan kendaraan roda dua, sedangkan Puskesmas berada di ibu kota kecamatan yang lokasinya ± 10 km, " tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jermalik Asmadi berharap keluhan masyarakat segera didengar oleh Pemerintah Daerah (Pemda), dan Pemda diharapkan memperbaikinya di tahun 2019 ini.

" Pemerintah Kabupaten Natuna, khususnya Dinas PUPR bisa lebih pro aktif lagi kepada kami di Serasan." Karena Serasan adalag bagian dari NKRI. Harapan masyarakat tidak lain, kecuali secepatnya dibangun, karena Desa sudah beberapa kali mengajukan di setiap Musrenbang, dari tahun 2014 sampai Musrenbang tahun 2018, tak pernah berubah, selalu kita usulkan prioritas desa. Pemerintah kabupaten setiap kali turun ke desa atau kecamatan, atau dalam Musrenbang selalu memberi janji-janji yang palsu". pungkasnya

"Jalan itu dibangun sejak 2006 namun sampai dengan 2019 ini belum ada pemeliharaannya. Setiap tahun anggaran untuk pemeliharaannya selalu kita usulkan tetapi tidak pernah terealisasi. Anggaran desa kami sendiri tidak mampu untuk melakukan pemeliharaan jalan yang digunakan oleh masyarakat, termasuk anak sekolah SMP,  MTS, dan SMA." Terangnya.

Tambahnya, jalan tersebut juga termasuk jalan penunjang wisata ke  Gua hidung yang merupakan salah satu Geopark di Natuna.

" Desa kami Jermalik terdapat gua hidung di mana, tempat menghasilkan sarang burung walet.  Dan gua ini merupakan pusat destinasi wisata dan ditetapkan sebagai destinasi wisata geopark nasional, " jelas Kades ini.


Lionardo
 
Top