{[["☆","★"]]}
Leo Putra
BATAM I KEJORANEWS.COM : Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsospemas) Kota Batam, pada hari Kamis (16/5) malam menertibkan puluhan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Sekretaris Dinsospemas Batam, Leo Putra mengatakan pada penertiban dibagi menjadi dua tim, tim pertama menyisir wilayah Batuaji, Sagulung, hingga Batam Kota. Sementara tim kedua di wilayah Sekupang, Batuampar, Lubukbaja, serta Bengkong. Jum'at, (17/05/2019)

"Dari kegiatan tersebut, kita menertibkan 35 PMKS yang terdiri dari pengemis, anak penjual koran, anak punk, dan gelandangan. Mereka yang ditertibkan kemudian dibawa ke shelter Dinsospemas di Sekupang. Di sana mereka didata. Selanjutnya dibawa ke UPT Panti Rehabilitasi Sosial Nilam Suri di Nongsa," ungkapnya.

Menurutnya, keberadaan PMKS ini tak hanya mengganggu ketertiban sosial tapi juga merusak estetika kota, dimana Wali Kota Batam tengah serius meningkatkan infrastruktur kota. Sejalan dengan program itu, dilakukan juga penataan kota guna menarik wisatawan.

"Kita sama-sama ingin ciptakan Batam yang madani. Ini kembali kesadaran mereka sebenarnya, soalnya bantuan pembinaan sudah juga. Di UPT kita siapkan tempat tinggal, makan, dan lain-lain. Bahkan, diberikan pelatihan las, salon, jahit.  Walau memang jumlahnya masih terbatas, kita anggarkan tiap tahun” terangnya.

Dalam penjangkauan PMKS, Dinsospemas juga dibantu personel Satpol PP Batam, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Tagana, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta Trantib Kecamatan. 



Andi Pratama
 
Top