{[["☆","★"]]}
Gubernur saat Menyerahkan Sertifikat pada Masyarakat -
LINGGA I KEJORANEWS.COM : Gubernur H Nurdin Basirun didampingi Sekdaprov H TS Arif Fadillah melakukan serangkaian kegiatan di Kabupaten Lingga, Sabtu (23/4). Nurdin menyerahkan sertifikat tanah untuk rakyat yang merupakan program pemerintah pusat. Juga membukan turnamen sepak bola dan menebarkan optimisme, semangat kebaikan kepada masyarakat.

“Kita semua ini saudara. Mari saling menghormati dan menyayangi, karena kita pun tidak bisa hidup sendiri di dunia ini. Pasti saling membutuhkan,” kata Nurdin, saat Safari Subuh di Surau An Nur, Bukit Kapitan, Dabo Singkep.

Nurdin membuka aktivitas di Kabupaten Lingga sejak subuh sebelum menyerahkan sertifikat. Nurdin bergerak ke Lingga setelah menghadiri Sagulung Berdoa di Lapangan SP Plaza, Jumat (12/4/2019) malam.

Di Dabo Lingga, saat menyerahkam sertifikat, Nurdin mengatakan ini merupakan program nasional untuk kepentingan rakyat. Sebanyak 2.626 sertifikat diserahkan untuk masyarakat di halaman Gedung Nasional Dabo Singkep. Kepada warga, Nurdin berpesan agar agar memanfaatkan sertifikat tanah itu dengan baik.

“Kalau digadai boleh, dan dipakai buat usaha juga boleh, asal jangan digunakan untuk konsumsi saja. Karena ujungnya kehilangan tanah itu takutnya nanti,” ujar Nurdin sambil menambahkan agar sertifikat ini dimanfaatkan dengan baik.

Usai aktivitas di Dabo, Nurdin bersama Arif menutup Open Turnamen Sepak Bola Tekoli Cup IV Tahun 2019 Kecamatan Temiang Pesisir, Desa batang, Kabupaten Lingga. Turnamen-turnamen seperti ini sangat diapresiasi oleh Nurdin. Dari aktivitas ini akan banyak atlit muncul. Apalagi pembinaannya berjenjang.

“Biar muncul bibit-bibit pemain bola yang bagus untuk Kabupaten Lingga nanti,” kata Nurdin.

Apalagi semarak sepak bola di Lingga begitu tampak. Tahun ini misalnya, Gubernur Cup akan diselenggarakan di Lingga. Dia yakin ada pemain yang akan mencuat dari turnamen seperti ini.

“Berlatihlah terus. Supaya bisa tampil di tahun depan lebih bagus lagi cara bermain nya, dan juga kepada  yang belum menjadi pemenang jangan berkecil hati,” kata Nurdin.

Sebelumnya, dalam Safari Subuh, Nurdin terus mengajak para orang tua agar dapat mendidik anak-anaknya dalam bidang keagaman. Yang tak kalah penting adalah mengajak anak-anak ikut ke masjid.

“Paksakan saja mereka untuk ikut karna lama kelamaan akan terbiasa,” ajak Nurdin.

Terutama diwaktu subuh yang dirasa sebagian orang begitu berat apalagi jika sudah digoda oleh tidur. Keterpaksaan tadi menurut Nurdin akan menjadi motivasi tersendiri. Apalagi dari anak-anak yang solehlah nanti para orang tua akan mendapat jaminan di akhirat.

Selain itu, hal yang sering disampaikan Nurdin adalah agar masyarakat dapat terus merajut silaturahmi dan mempererat kebersamaan. Jangan malah saling benci menghujat, iri dan dengki dengan sesama.

Usai safari subuh, Nurdin berkunjung ke Pasar Dabo. Nurfin berkeliling memantau kecukupan barang pokok tersebut serta menanyakan stabilitas harga. (Fir)
 
Top