{[["☆","★"]]}
dr. Bambang Widyantoro Beri Materi 
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Secara nasional Kabupaten Natuna menempati urutan pertama untuk peringkat penderita hipertensi tertinggi di Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari pola hidup dan pola makan serta sumber makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat di daerah ini.

Kepala Dinas Kesehatan natuna, Rizal Rinaldi dalamn sambutannya saat membuka  pelatihan kader kesehatan di Kecamatan bunguran Barat, Jum’at pagi mengatakan, Hipertensi masih menjadi penyakit berbahaya pertama yang menyebabkan kematian di Natuna.
Kadinkes, Rizal Rinaldi dan Narasumber


“Kecamatan Bunguran Barat merupakan wilayah yang paling banyak penderita hupertensinya,” kata Rizal Rinaldi di Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Jum’at (29/3/2019).

Hipertensi merupakan penyakit mematikan nomor 1 didunia, yang paling banyak diderita oleh masyarakat pesisir, karena pola makan yang tidak seimbang. Selain itu penyakit jantung juga diketahui masih banyak diidap oleh masyarakat di Natuna.

Nara sumber pelatihan , dari Departemen Kardiologi dan kedokteran Vaskuler Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia,  dr. Bambang Widyantoro pada kesempatan yang sama mengatakan, 80 % penyebab penyakit jantung adalah tekanan darah tinggi atau hipertensi.
Kader Posyandu dan Tamu Undangan


“ Maka dari itu tim Kami datang kesini guna  memberikan pelatihan mencegah dan mengurangi tingkat hipertensi di Natuna,” kata dr. Bambang.

Pembukaan pelatihan kader kesehatan di Sedanau bunguran Barat tersebut dihadiri oeh sejumlah unsure pemerintahan Kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan para peserta.

IK
 
Top