![]() |
| Grass track |
Kegiatan grass track ini bukan sekadar ajang balap semata, melainkan juga menjadi momen silaturahmi, penjaringan bibit atlet, serta pemanasan jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Peserta hadir dari berbagai daerah, antara lain Kota Tasikmalaya, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Pangandaran. Panitia menyediakan 16 kelas pertandingan yang memberikan kesempatan bagi para pembalap untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di lintasan.
Lebih dari Sekadar Balapan
Ketua Panitia, Asep Saefurrohmat, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak berorientasi semata pada kemenangan. Lebih dari itu, grasstrack menjadi wadah berkumpulnya para pegiat otomotif untuk mempererat hubungan antar komunitas lintas daerah.
"Pertemuan antarpembalap melalui latihan bersama memiliki nilai penting bagi perkembangan olahraga otomotif. Selain saling mengenal, mereka juga bisa bertukar pengalaman dan mengukur kemampuan dengan pembalap dari daerah lain," ujar Asep.
Jelang Porprov, Cari Bibit Atlet Potensial
Kegiatan ini juga berfungsi sebagai ajang penjaringan sekaligus latihan tanding dalam rangka persiapan menghadapi Porprov. Melalui kompetisi dan latihan bersama ini, diharapkan muncul pembalap-pembalap muda berprestasi yang mampu membawa nama daerah di tingkat provinsi. Pengalaman bertanding di lintasan sendiri menjadi bagian penting untuk meningkatkan kesiapan dan kepercayaan diri para atlet.
Dampak Positif bagi Perekonomian Warga
Tak kalah penting, kehadiran ratusan peserta dan penonton ternyata membawa angin segar bagi perekonomian masyarakat sekitar. Asep menyebutkan, para pelaku UMKM yang membuka lapak di lokasi acara merasakan peningkatan omzet yang cukup signifikan.
"Dengan berlangsungnya kegiatan ini, secara tidak langsung mengangkat perekonomian masyarakat. Banyak UMKM yang berjualan dan mendapatkan omset yang lumayan besar. Baik UMKM terdekat maupun dari luar kecamatan pun mendapat keuntungan. Ini sangat membantu perekonomian UMKM Kota Banjar," ungkapnya.
Selain memperkenalkan Sirkuit Grya Negla sebagai pusat kegiatan otomotif yang representatif, kegiatan ini juga memperkuat ikatan antar komunitas sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi. Asep berharap kegiatan serupa dapat terus berjalan secara berkelanjutan guna mendukung pembinaan atlet grasstrack dan ekonomi masyarakat di wilayah Priangan Timur.
ASEP


Posting Komentar