30 Tahun Nanggala Dipati Ukur: Silaturahmi Akbar dan Usulan Situ Leutik Jadi Bumi Perkemahan Kota Banjar


30 Tahun Nanggala Dipati Ukur: Silaturahmi Akbar dan Usulan Situ Leutik Jadi Bumi Perkemahan Kota Banjar

Silaturahmi Akbar Keluarga Besar Nanggala Dipati Ukur Kota Banjar 
BANJAR | KEJORANEWS.COM: Tiga puluh tahun bukanlah waktu yang singkat untuk merajut dan menjaga sebuah ikatan persaudaraan. Sejak berdiri pada Februari 1992—bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Bapak Pandu Sedunia, Sir Lord Baden-Powell—Keluarga Besar Nanggala Dipati Ukur terus menjaga tradisi kebersamaan dan kekeluargaan yang kini menaungi sekitar 60 anggota tersebar di berbagai wilayah Jawa Barat.

 

Semangat persaudaraan tersebut kembali diwujudkan dalam Silaturahmi Akbar Keluarga Besar Nanggala Dipati Ukur yang berlangsung hangat di kawasan Wisata Situ Leutik, Desa Cibeureum, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, pada Sabtu malam (7/11/2026).

 

Acara dihadiri langsung oleh Mabigus Nanggala Dipati Ukur sekaligus Wakil Wali Kota Banjar, H. Supriana, Pembina Nanggala Dipati Ukur yang juga perwakilan Kwartir Daerah Jawa Barat, Kang Jana Surjana, serta Ketua DPRD Kabupaten Ciamis yang juga Pembina, Kang Nana Permana, S.H., M.H. Turut hadir Kepala Desa Cibeureum, Plt. Kepala Desa Binangun, perwakilan Polsek Banjar, Koramil 1313 Banjar, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, tokoh-tokoh Pramuka, beserta seluruh keluarga besar Nanggala Dipati Ukur.

 

Menjaga Kekompakan di Usia ke-30

 

Ketua Pelaksana Kegiatan, Dede Suryana, S.Ip, menyampaikan bahwa silaturahmi ini menjadi bukti nyata perjalanan panjang organisasi yang tetap kokoh berdiri.

 

"Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat kembali tali silaturahmi dan menjaga kekompakan keluarga besar Nanggala Dipati Ukur. Harapannya, kebersamaan yang sudah terjalin selama 30 tahun ini terus terpelihara dan semakin kuat," ujarnya.

 


Kang Dede juga berharap tradisi kebersamaan ini dapat terus diwariskan dan dilanjutkan oleh generasi penerus, karena bagi Nanggala Dipati Ukur, kekuatan sebuah keluarga besar terletak pada kemampuan menjaga rasa saling memiliki, kepedulian, dan solidaritas.

 

Dorongan Jadikan Situ Leutik Sebagai Bumi Perkemahan Kota Banjar

 

Lebih dari sekadar ajang temu kangen, momentum ini melahirkan aspirasi strategis bagi kemajuan kepramukaan dan pariwisata Kota Banjar. Nanggala Dipati Ukur secara resmi mendorong Pemerintah Kota Banjar agar kawasan Wisata Situ Leutik dikembangkan menjadi Bumi Perkemahan (Buper) Kota Banjar, mengingat hingga saat ini belum tersedianya kawasan bumi perkemahan yang standar, komprehensif, dan berfasilitas memadai di Kota Banjar.

 

Dukungan juga dimohonkan kepada Kwarda Pramuka Jawa Barat agar dapat menyampaikan aspirasi ini kepada Ketua Kwarda yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, H. Herman Suryatman. Pengembangan ini nantinya mencakup perluasan lahan serta penyediaan sarana pendukung seperti fasilitas MCK dan area kegiatan outbound.

 

Program Strategis: Gugus Depan Lengkap di Setiap Desa/Kelurahan

 

Selain pengembangan Situ Leutik, Nanggala Dipati Ukur juga menyiapkan langkah strategis ke depan, yaitu pembentukan Gugus Depan Lengkap di tingkat Desa dan Kelurahan yang mencakup jenjang Siaga, Penggalang, Penegak, hingga Pandega. Langkah ini diambil sebagai wujud komitmen wadah yang berakar dari para pramuka aktif tingkat Pandega, dengan menjadikan Tri Satya dan Dasa Darma sebagai pedoman pengabdian kepada masyarakat.

 

Respon Positif Pemerintah Kota Banjar

 

Wakil Wali Kota Banjar, H. Supriana, menyambut baik kedua usulan tersebut dan menyatakan dukungan penuh. Ia berkomitmen akan menyampaikan aspirasi ini kepada Pemerintah Kota Banjar serta Kwartir Cabang Pramuka Kota Banjar, dengan target agar pengembangan Situ Leutik sebagai Bumi Perkemahan Kota Banjar dapat direalisasikan pada tahun 2027 mendatang.

 

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong yang telah teruji selama tiga dekade, Keluarga Besar Nanggala Dipati Ukur optimistis sinergi ini tidak hanya memperkuat eksistensi kepramukaan, tetapi juga membawa dampak positif yang nyata bagi kemajuan masyarakat dan pariwisata di Kota Banjar.


ASEP

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama