Tim LPKAN Indonesia dan Tim PT Forjasi Lentera
SURABAYA | KEJORANEWS.COM: Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara (LPKAN) Indonesia menggandeng PT Forjasi Lentera Indonesia untuk memperkuat daya saing sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui Program Pendidikan Khusus dan Pelatihan Sertifikasi Profesi Terlisensi BNSP.
Kolaborasi yang dilakukan di Surabaya, Senin (7/9/2026), tersebut menjadi salah satu langkah untuk menjawab tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif. Lulusan perguruan tinggi dinilai tidak cukup hanya mengandalkan ijazah akademik, tetapi juga perlu memiliki kompetensi profesional yang terukur dan diakui secara nasional.
Program ini dirancang bagi kalangan sarjana di seluruh Indonesia, khususnya lulusan S1 dan S2 dari jurusan yang relevan dengan bidang sertifikasi yang tersedia.
Peserta nantinya mengikuti pendidikan dan pelatihan intensif sebelum menjalani uji kompetensi atau asesmen. Peserta yang dinyatakan kompeten akan memperoleh Sertifikat Kompetensi BNSP sebagai bukti pengakuan kompetensi profesional.
Delapan Skema Sertifikasi Profesi
LPKAN Indonesia bersama PT Forjasi Lentera Indonesia membuka delapan skema sertifikasi profesi yang disiapkan untuk menjawab kebutuhan dunia kerja.
Delapan skema tersebut meliputi Certified Legal Auditor (CLA), Certified Tax Auditor (CTA), Certified Mediator (C.Me), Certified Contract Drafter (CCD), Certified Procurement Legal Consultant (CPLC), Certified Tax Lawyer Consultant (C.TLC), Certified Legislative Drafter (CLD), serta Certified Data Protection Officer (CDPO).
Skema Certified Legal Auditor diarahkan untuk membekali peserta dengan kompetensi audit hukum dan kepatuhan, termasuk menilai kesesuaian kebijakan, kontrak dan SOP dengan peraturan perundang-undangan.
Sementara Certified Tax Auditor berfokus pada kemampuan melakukan pemeriksaan, analisis dan penilaian kepatuhan perpajakan secara objektif dan komprehensif.
Adapun Certified Mediator dipersiapkan untuk mencetak mediator profesional yang mampu membantu penyelesaian sengketa bisnis dan hukum melalui jalur non-litigasi.
Untuk bidang kontrak, Certified Contract Drafter membekali peserta agar mampu menyusun, menelaah dan melakukan negosiasi kontrak dengan memperhatikan aspek hukum serta potensi risiko.
Sementara Certified Procurement Legal Consultant memberikan kompetensi pendampingan aspek hukum dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah maupun swasta.
Dua skema lainnya, yakni Certified Tax Lawyer Consultant dan Certified Legislative Drafter, diarahkan pada kebutuhan konsultasi hukum perpajakan serta perancangan regulasi.
Sedangkan Certified Data Protection Officer menjadi salah satu skema yang semakin relevan seiring meningkatnya kebutuhan tata kelola dan perlindungan data pribadi di lingkungan perusahaan maupun instansi.
Kompetensi Jadi Kunci Menghadapi Dunia Kerja
Perwakilan LPKAN Indonesia menegaskan, sertifikasi profesi menjadi kebutuhan penting di tengah tuntutan dunia kerja yang semakin mengutamakan kompetensi.
“Dunia kerja sekarang menuntut bukti kompetensi. Melalui program ini, kami bersama PT Forjasi Lentera Indonesia ingin memastikan para sarjana memiliki pengakuan nasional atas keahliannya. Ini adalah investasi untuk karir dan untuk Indonesia yang lebih kuat,” ujarnya.
Program tersebut sekaligus diharapkan mendukung visi Indonesia Emas 2045, terutama melalui peningkatan kualitas SDM dan profesionalisme lulusan perguruan tinggi maupun aparatur negara.
Direktur Utama PT Forjasi Lentera Indonesia Rachmatika Ramadhani, S.Psi, didampingi Ketua Tim Penyelenggara Mohammad Syarifudin Abdillah, S.H., M.H, menyampaikan komitmen untuk mengawal program tersebut.
“PT Forjasi Lentera Indonesia berkomitmen menjadi jembatan antara kampus, asosiasi profesi, dan industri. Dengan sertifikat BNSP, lulusan akan lebih siap kerja, lebih dipercaya, dan lebih berdaya saing di pasar global. Tim kami siap mengawal program ini dari hulu hingga peserta tersertifikasi,” tegas Rachmatika.
Buka Peluang Karier Lebih Luas
Menurut penyelenggara, sertifikasi kompetensi memberikan sejumlah manfaat bagi peserta. Selain menjadi bentuk pengakuan kompetensi secara nasional, sertifikasi juga dapat meningkatkan daya saing dan menjadi nilai tambah dalam pengembangan karier.
Peserta juga diharapkan memiliki kredibilitas dan profesionalisme yang lebih kuat ketika memasuki dunia kerja maupun mengembangkan karier.
Kompetensi tersebut memiliki peluang untuk diterapkan pada berbagai sektor, termasuk BUMN, pemerintahan, perusahaan, konsultan dan korporasi.
Program ini terbuka bagi lulusan S1 dan S2 dari semua jurusan yang relevan.
Persyaratan administrasi yang disiapkan antara lain fotokopi ijazah terakhir, fotokopi KTP, pas foto terbaru serta mengisi formulir pendaftaran.
Informasi mengenai jadwal, persyaratan lengkap dan mekanisme pendaftaran akan disampaikan lebih lanjut melalui publikasi resmi penyelenggara.
Melalui sinergi LPKAN Indonesia dan PT Forjasi Lentera Indonesia, program ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak tenaga profesional Indonesia yang kompeten, berintegritas dan siap menghadapi persaingan dunia kerja.
Profesional berkualitas, Indonesia lebih kuat.

Posting Komentar