Wali Kota Sudarsono Resmikan Tracing TBC Terintegrasi CKG Metode X-Ray: Perkuat Deteksi Dini Menuju Banjar Bebas TBC 2030


Wali Kota Sudarsono Resmikan Tracing TBC Terintegrasi CKG Metode X-Ray: Perkuat Deteksi Dini Menuju Banjar Bebas TBC 2030

Wali Kota dan Wakil Walikota Banjar didampingi Ketua DPRD Kota Banjar 
BANJAR | KEJORANEWS.COM: Upaya memutus rantai penularan Tuberkulosis (TBC) di Kota Banjar semakin diperkuat. Pemerintah Kota secara resmi meluncurkan Program Tracing TBC Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan Metode X-Ray Tahun 2026.

 

Peresmian dipimpin langsung oleh Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, di Pendopo Desa Langensari, Kecamatan Langensari, Rabu (29/7/2026). Program ini merupakan inisiatif Kementerian Kesehatan yang digelar secara nasional di 514 kabupaten/kota, dan kini mulai berjalan efektif di Kota Banjar.

 

Penyelenggaraan akan menjangkau seluruh desa dan kelurahan, dengan alokasi 15 lokus per wilayah serta sasaran 100 peserta di setiap lokus. Langkah ini diharapkan memperluas jangkauan skrining sekaligus mempercepat penemuan kasus secara dini.

 

Wali Kota Sudarsono menyambut baik langkah tersebut dan menegaskan pentingnya investigasi kontak atau tracing sebagai kunci utama pengendalian penyakit.

 

“Investigasi kontak adalah kunci utama percepatan penemuan kasus dan pencegahan penularan. Saya mengajak seluruh kepala OPD, Forkopimcam, organisasi profesi, dan lintas sektor bergerak bersama mewujudkan Kota Banjar eliminasi TBC pada tahun 2030,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar H. Saifuddin, A.KS., M.Ke melalui Kepala Bidang P2P Hj. Wiwik Nursanti, dr., MM.Kes, menyampaikan data capaian hingga semester I tahun 2026.

 

“Dari target tahunan 972 orang, capaian kasus yang telah diobati pada semester I mencapai 503 orang atau setara 51,75%,” jelasnya.

 

Program ini bertujuan meningkatkan penemuan kasus melalui penelusuran kontak serumah dan kontak erat, sekaligus memperluas manfaat layanan CKG bagi kelompok berisiko. Diharapkan kehadiran program ini juga mampu menurunkan stigma serta diskriminasi yang selama ini melekat pada penyandang TBC.

 

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Banjar serta jajaran pejabat terkait lingkup kesehatan daerah.


ASEP

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama